Izin Pangkalan Gas Tetap Dilayani, Namun Belum Bisa Diterbitkan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penambahan pangkalan gas elpiji 3 kilogram dianggap salah satu solusi dalam mengantisipasi kelangkaan gas. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah menutup penerbitan izin untuk pangkalan baru sejak dua tahun terakhir ini.
Diharapkan pemerintah segera membuka keran untuk bisa menerbitkan izin pangkalan baru. Banyaknya pangkalan akan menamba jumlah persediaan gas bersubsidi tersebut untuk masyarakat Pekanbaru.
“Kami berharap pemerintah bisa menerbitkan kembali izin untuk pangkalan baru gas elpiji 3 kilogram. Kabarnya kan sudah diberikan izin kembali,” ungkap warga Pekanbaru Heriawan kepada Riau Pos, kemarin.
Ia mengaku pernah mengajukan untuk penerbitan izin pangkalan. Ia pemohon pangkalan baru gas elpiji 3 kilogram, namun belum bisa diterbitkan dengan alasan sudah ditutup dan sedang dalam evaluasi pangkalan gas melon yang ada di Pekanbaru.
“Dulu sekitar setahun ditolak minta rekomendasi izin pangkalan baru. Alasannya karena ada evaluasi pangkalan,” terangnya.
Sementara Kepala Bidang (Kabid) perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru, Nelwaty saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya hanya merekomendasikan saja. Masyarakat yang memohon penerbitan izinnya ya tetap dilayani dengan direkomendasikan. “Masyarakat yang meminta tetap kita rekomendasikan. Termasuk yang perpanjang izin pangkalan tetap dilayani,” ungkap Nelwaty kepada Riau Pos. Untuk bisa merekomendasikan perlu beberapa persyaratan pendukung seperti dari RT, RW dan kelurahan,” tuturnya.(ilo)
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…
Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…
Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…
Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…