Categories: Pekanbaru

Jamaah Salat di Teras Masjid

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sejak masuknya pandemi covid-19 di Indonesia, semua lini mengalami perubahan. Bahkan tempat ibadah pun harus tutup. Bulan Ramadan yang diisi dengan tarawih dan tadarus di masjid pun mendadak ditiadakan.

Anjuran pemerintah untuk memutus mata rantai covid-19 dengan tetap tarawih dan tadarus di rumah membuat masyarakat dilema. Tak sedikitnya, program-program Ramadan pun harus di jadwal ulang.

Pantauan Riau Pos di lapangan, terdapat masjid yang benar-benar tutup ada pula yang tutup pintu namun membolehkan salat di teras masjid. Itu terjadi di Masjid Jamiatus Sahidin.

Di hari pertama menjalankan ibadah puasa Ramadan 1441 H, masyarakat masih menjalankan Salat Zuhur di masjid tersebut. Beberapa tampak bergantian salat di pelataran masjid. Laki-laki masih tetap di shaf depan sedangkan perempuan di shaf belakang.

Para kaum adam gampang saja tinggal ambil wudu di sebelah kiri gerbang dan salat. Sementara para kaum hawa yang didominasi masyarakat Pasar Sail membawa perlengkapan salat sendiri ke masjid.

Menurut pengurus Masjid Jamiatus Sahidin, Azwardi, agenda Ramadan berubah total padahal sudah dibentuk panitia zakat fitrah dan panitia Ramadan.

"Jelas berbeda dengan tahun lalu. Biasanya ada tarawih dan tadarus serta tahfiz sekarang tidak ada lagi. Begitu juga dengan Salat Jumat. Namun, azan salat lima waktu tetap berkumandang dan masyarakat masih bisa salat di teras. Hal itu dikarenakan masjid kita ada di jalan lintas," sebutnya pada Riau Pos, Jumat (24/4).

Lebih jauh, saat ditanya zakat fitrah dan pemberian santunan? Azwardi menjawab, pihaknya sudah bekerja sama dengan RT RW setempat. Sehingga, saat zakat fitrah berlangsung turun ke lapangan.

"Jadi, kami yang turun ke lapangan untuk zakat fitrah dan itu sudah mulai dilaksanakan. Terkait santunan pun demikian datang ke rumah secara door to door. Sebab jaman rasul pun dulu datang ke rumah-rumah," ungkapnya.

Kemudian, tak dapat dipungkiri, semua aspek terkena imbas karena corona. Bahkan dirinya pun merasa aneh jika tidak menjalankan ibadah di masjid. "Dengan demikian, saya berharap corona segera berlalu dan umat muslim dapat menjalankan ibadah ramadan dengan tenang," harapnya.(s)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Tampil Dominan di Final, Tim Putra SMA Darma Yudha Sabet Juara HSBL 2026 Pekanbaru Series

Tim putra SMA Darma Yudha Pekanbaru keluar sebagai champion Riau Pos-Honda HSBL 2026 Pekanbaru Series…

3 jam ago

Polda Riau Sosialisasi Uji Kompetensi Satpam dan Luncurkan Layanan KTA Keliling

Ditbinmas Polda Riau menggelar sosialisasi Uji Kompetensi Satpam sekaligus meresmikan inovasi pelayanan Perpanjangan KTA Satpam…

5 jam ago

Gajah Diego Mati di PLG Minas, Kematian Gajah Kelima di Riau Sepanjang 2026

Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…

1 hari ago

SMAN 1 dan Darma Yudha Siap Bentrok di Final Putri HSBL 2026 Pekanbaru

Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…

1 hari ago

Sekda Nonaktif Kuansing Didakwa Suap Bupati Dua Mobil Mewah Demi Muluskan Jabatan

Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…

1 hari ago

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

2 hari ago