Categories: Pekanbaru

Sosialisasi Pencegahan Covid-19 dengan Dongeng

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sebanyak 14 mahasiswa/mahasiswi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Riau (Unri) mengkhususkan diri untuk mengedukasi tentang pencegahan Covid-19. Edukasi tersebut ditujukan kepada para pelajar kelompok bermain (KB) hingga sekolah dasar (SD) kelas 2.

Dosen Pembingbing Dr Handayani  MKK kepada Riau Pos menuturkan edukasi terhadap kelompok di atas dikarenakan sangat jarang tersentuh menjadi sasaran sosialisasi pencegahan Covid-19. Padahal, anak-anak merupakan salah satu kelompok usia rentan menderita Covid-19. Di samping itu, dengan adanya pemberlakuan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan isolasi mandiri di rumah, membuat anak-anak lekas bosan untuk tetap berada di rumah. Oleh karena itu ke-14 mahasiswa/mahasiswi berinisiatif untuk melaksanakan serangkaian kegiatan yang terangkum dalam judul kegiatan “FK Unri Mendongeng Covid-19”.

“Kegiatan FK Unri Mendongeng Covid-19 ini mencakup kegiatan mendongeng dengan menggunakan media bacaan berupa cerita bergambar yang dibuat sendiri, mewarnai gambar, memasangkan gambar yang cocok, bermain maze (mencari jalur labirin yang benar), mengisi teka teki silang dengan menggunakan petunjuk gambar, menebak kata dengan petunjuk gambar, serta bermain dengan puzzle kubus,” ujar Dr Handayani, Sabtu (25/4).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan agar anak-anak ada kegiatan bermain sambil belajar mengenai Covid-19. Bagi orang tua, lanjut dia, tetap akan diberikan informasi mengenai Covid-19 serta ada sesi tanya jawab. Semua media pembelajaran kegiatan tersebut menggunakan disain yang dibuat sendiri oleh para mahasiswa tersebut dengan tema Covid-19 dibawah bimbungan dosen instruktur.

Dikarenakan adanya kebijakan bekerja dari rumah, maka para mahasiswa dikatakan dia, memilih media daring sebagai sarana komunikasi.

“Mereka membentuk komunitas orang tua yang memiliki anak pelajar KB-SD kelas 2 yang berkumpul dalam kelompok grup Whatsapp (WA). Bagi ayah bunda yang berminat untuk bergabung, silakan mengikuti tautan grup WA di https://chat.whatsapp.com/J0VPCTopB8Y7hqKPISuUbh,” ujarnya.

Terakhir, ia menambahkan, komunitas diatas sudah berjalan sejak pekan lalu dengan jumlah partisipan saat ini sudah berkisar 30-50 orang di setiap grup WA yang ada.(nda)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

9 menit ago

Kabut Asap Karhutla Kian Pekat, 2.220 Warga Pelalawan Terserang Penyakit ISPA

Dampak kabut asap karhutla di Pelalawan sebabkan 2.220 warga terserang ISPA. Pemkab Pelalawan menyiagakan posko…

27 menit ago

Kualitas Udara Memburuk, Kasus ISPA di Kabupaten Kampar Tembus 1.740 Pasien

Kualitas udara Bangkinang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla. Dinkes Kampar mencatat…

35 menit ago

PSPS Pekanbaru vs Persiraja Banda Aceh: Momentum Asykar Bertuah Bangkit di Laga Kandang

Gagal meraih poin di laga pembuka, PSPS Pekanbaru fokus melakukan evaluasi total jelang laga kandang…

42 menit ago

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

9 jam ago

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

10 jam ago