Sekretaris Disdik Kota Pekanbaru Syafrian Tommy
Pemerintah Kota (RIAUPOS.CO) Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi guru melalui berbagai program yang berorientasi pada penguatan profesionalisme. Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat kualitas pendidikan sekaligus memastikan para tenaga pendidik mendapatkan hak serta fasilitas yang layak.
Sekretaris Disdik Pekanbaru, Safrian Tomi, menjelaskan bahwa program peningkatan kesejahteraan guru dibangun di atas tiga fokus besar: “Dompet Terisi, Hati Terlindungi, Kompetensi Terakui.” Guru ASN mendapatkan sejumlah hak penting termasuk gaji pokok, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), tunjangan sertifikasi, serta kepastian status khususnya bagi mereka yang telah diangkat menjadi PPPK.
Sementara itu, perhatian terhadap guru honorer juga diperkuat melalui pembayaran honorarium yang bersumber dari dana BOS. Kebijakan ini dinilai penting mengingat sebagian sekolah masih sangat bergantung pada guru honorer untuk menjaga keberlangsungan kegiatan belajar-mengajar setiap hari.
Selain aspek kesejahteraan, Pemko Pekanbaru turut mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan nyaman bagi para guru. Revitalisasi fasilitas pendidikan dilakukan secara bertahap agar guru dapat bekerja di ruang yang lebih layak, modern, dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di seluruh sekolah.
Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026
Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…
Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…
Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…
SPBU di Bantan, Bengkalis batasi pembelian BBM subsidi maksimal Rp200 ribu. Kebijakan ini menuai keluhan…
Sebanyak 38 peserta lolos seleksi administrasi calon anggota KI Riau 2026–2029 dan berhak mengikuti tes…