PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali membuka program beasiswa tahun 2025 dan memperpanjang masa pendaftaran hingga 9 Desember 2025. Kebijakan ini bertujuan memberi waktu lebih luas bagi masyarakat untuk menyiapkan seluruh berkas persyaratan dengan baik.
Kabag Kesra Pemko Pekanbaru, Tri Sepna Saputra, menyampaikan bahwa pemerintah kota berkomitmen memastikan akses pendidikan dapat dinikmati masyarakat dari berbagai latar belakang. Ia menegaskan bahwa perpanjangan pendaftaran ini menjadi upaya agar lebih banyak warga bisa memanfaatkan program tersebut. “Pendaftaran beasiswa Pemko Pekanbaru diperpanjang hingga 9 Desember 2025. Silakan masyarakat mengakses link-nya. Program ini membantu mereka yang ingin melanjutkan pendidikan,” ujarnya, Senin (24/11).
Program beasiswa tahun ini menawarkan jalur yang lebih beragam. Selain jenjang D3, S1, S2, dan S3, Pemko Pekanbaru juga membuka jalur Afirmasi, S1 PAUD, serta kategori Disabilitas dan Tahfiz. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp10 miliar.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Tekad Indra Perdana Abidin, mengapresiasi komitmen Pemko dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Namun ia menekankan bahwa proses seleksi penerima beasiswa harus dilakukan secara terbuka, objektif, dan tepat sasaran.
Ia meminta Pemko memastikan mekanisme verifikasi berlangsung ketat demi menghindari kecurigaan dan memastikan bantuan benar-benar diterima penerima yang layak. “Kami mendorong agar seluruh tahapan seleksi dilakukan secara transparan. Data penerima harus jelas, kriterianya harus terukur, supaya tidak menimbulkan kecurigaan atau dugaan pilih kasih. Kita sama-sama ingin anggaran beasiswa Rp10 miliar ini memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang tepat,” tegas Tekad.
Politisi PDI Perjuangan itu menyampaikan bahwa beasiswa sangat dibutuhkan, terutama bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu namun memiliki prestasi. Transparansi, menurutnya, penting agar proses seleksi tetap adil. “Program beasiswa ini adalah langkah positif dan patut diapresiasi. Kita ingin anak-anak Pekanbaru memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Jangan sampai faktor ekonomi menjadi penghalang,” tutupnya.
Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…
Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…
Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…
Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…
Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…
Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…