Categories: Pekanbaru

PBD Perubahan Masih Evaluasi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga saat ini masih melakukan evaluasi terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Provinsi Riau tahun 2021. Karena hasil evaluasi belum keluar, maka anggaran tersebut belum bisa digunakan.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau SF Hariyanto mengatakan, proses pembahasan dan pengesahan APBD P 2021 sudah selesai dilaksanakan antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama DPRD Riau. Selanjutnya APBD P 2021 tersebut dikirimkan ke Kemendagri untuk dievaluasi.

"Evaluasi APBD perubahan belum turun, tapi sudah selesai semua. Kami tinggal menunggu turun dari Jakarta (Kemendagri, red)," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, jika evaluasi APBD perubahan sudah turun dari Kemendagri, maka anggaran perubahan sudah bisa langsung digunakan. Pihaknya berharap dalam waktu dekat ini evaluasi APBD tersebut sudah bisa diturunkan ke Riau.

"Kalau sudah turun bisa langsung digunakan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini sudah bisa turun evaluasinya," ujarnya.

Dengan sisa waktu yang ada hingga akhir tahun ini, Sekdaprov optimis serapan anggaran bisa dioptimalkan. Karena para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah diberikan instruksi untuk menggesa serapan APBD.

"Dengan waktu yang tersedia, Insya Allah kami bisa optimal dalam menggunakan APBD perubahan 2021. Karena OPD sudah diminta untuk menyiapkan rencana kegiatan," sebutnya.

Sementara itu, saat ditanyakan terkait evaluasi APBD P kabupaten/kota di Riau. Sekdaprov mengaku bahwa evaluasinya sudah selesai dilaksanakan.

"Untuk evaluasi APBD perubahan kabupaten/kota sudah kami keluarkan semuanya, kalau untuk itu kami berusaha cepat lah," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Provinsi Riau tahun 2021 berjumlah Rp9,680 triliun. Naik dari APBD murni tahun 2021 yang disahkan Rp9,132 triliun. 

"Iya, ada kenaikan sedikit dari APBD murni 2021," kata Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar usai menghadiri rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan APBD Perubahan tahun 2021, Kamis (23/9) di Gedung DPRD Riau.

Gubri Syamsuar mengungkapkan, selain untuk kegiatan rutin dan prioritas pembangunan, fokus APBD P adalah di penanganan Covid-19, penggenjotan vaksinasi, dan persiapan anggaran bencana alam.

"Covid-19 belum berhenti, jadi kita masih akan terus memprioritaskan anggaran penanganan Covid-19," katanya.(gem) 
 

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

2 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

2 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

3 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

3 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

3 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

3 hari ago