ILUSTRASI : RAHMAD/ADRI
RIAUPOS.CO – DI musim kemarau seperti saat ini, semua pihak mewaspadai terjadinya kebakaran hutan dan laut (karhutla). Termasuk di wilayah Kepulauan Meranti.
Sejak beberapa pekan terakhir, karhutla sudah terjadi di wilayah ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Kepulauan Meranti dibuat sibuk. Petugas terus berjibaku menanggulangi karhutla agar tidak meluas.
Sekretaris BPBD Kepulauan Meranti Eko Setiawan mengungkapkan, untuk mengetahui lokasi karhutla, tim sering memantau titik hot spot melalui satelit.
Dari sana diketahui titik lokasi api yang sedang ditanggulangi oleh tim gabungan terparah berlangsung di Desa Telesung Kecamatan Rangsang Pesisir.
Selain itu, titik api juga terpantau masih menyala di Desa Gayung Kiri, Penyagun, Desa Kampung Balak Desa Maini.
Lucunya, tak jarang titik panas atau hotspot terpantau di tengah laut atau perairan. Kadang juga ada hotspot di rumah dan perkantoran.
”Titik panas tak selalu ada titik api. Tapi harus tetap ditelusuri untuk memastikan apakah ada api. Sering malah pantauan titik panas terjadi di tengah laut Meranti, rumah dan kantor,” ujar Eko.(wir)
Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…
Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…
Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…
Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…
HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…