7-236-kpm-terima-bantuan-pangan-nontunai
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) tahap pertama tahun 2022 sudah mulai disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sebanyak 7.236 KPM di Kota Pekanbaru terdata menjadi penerima bantuan ini.
Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru Dr H Idrus MAg, Kamis (24/2) mengatakan, bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat di Kota Pekanbaru melalui Kementerian Sosial RI dengan menggandeng PT Pos Indonesia sebagai penyalur dalam BPNT.
BPNT tahun 2022 tahap pertama ini cair untuk tiga bulan mulai Januari, Februari dan Maret 2022. Di mana masyarakat Kota Pekanbaru yang mendapatkan BPNT berjumlah 7.236 KPM yang akan disalurkan mulai 20 Februari 2022 lalu. "Bantuan sembako (BPNT) akan cair tiga bulan sekaligus. Satu bulannya mendapatkan Rp200 ribu per KPM. Jadi, satu KPM akan menerima Rp600 ribu," kata dia.
Dijelaskan Idrus, guna meminimalisir terjadinya kerumunan masyarakat dimasa PPKM level 3 ini, penyaluran BPNT dilakukan menggunakan tiga metode, yakni diantarkan secara langsung oleh petugas pos ke rumah KPM (door to door), pembayaran melalui komunitas, dan pembayaran melalui Kantor Pos.
Di mana, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kota Pekanbaru akan berkontribusi dan memfasilitasi PT Pos Indonesia Cabang Pekanbaru dalam penyaluran BPNT kali ini.
"Kita akan instruksikan TKSK untuk memfasilitasi pihak Pos dalam menemukan penerima bantuan, harapan kami tentunya bantuan ini bisa dimanfaatkan masyarakat se-maksimal mungkin," ungkapnya.
Selain itu, dirinya juga berharap kepada para KPM agar menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dalam pengambilan dana bantuan sembako ini melihat saat ini Kota Pekanbaru masih masuk dalam PPKM level 3.
"Masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan," katanya.(ayi)
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…
Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…