162-478-orang-menunggu-vaksin-kedua
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hingga saat ini, 835.278 orang warga Pekanbaru sudah mendapat suntikan vaksin dosis pertama. Sebanyak 162.478 orang di antaranya masih menunggu dosis kedua agar mendapatkan vaksinasi yang lengkap.
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menggesa percepatan vaksinasi dalam upaya penanganan Covid-19. 162.478 orang yang masih menunggu dosis lengkap ini menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksinasi.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru Zaini Rizaldi Saragih, Kamis (24/2). “Vaksin kedua kita bila dibandingkan dengan vaksin pertama itu selisihnya terlampau jauh. Itu selisihnya 20 persen," papar dia.
Menurutnya, percepatan bakal dilakukan untuk menuntaskan warga yang belum mendapatkan dosis lengkap. Pihaknya menggandeng seluruh fasilitas kesehatan untuk pemberian dosis lengkap. Ada 21 puskesmas dan rumah sakit pemerintah menjadi penyelenggara vaksinasi. Masyarakat yang belum mendapat dosis lengkap bisa melakukan vaksin ke puskesmas terdekat. Zaini menyebut, saat ini pihaknya juga menggesa pelacakan kontak erat pasien positif. Apalagi saat ini kasus alami lonjakan yang membuat para tenaga kesehatan harus bekerja ekstra dalam memberikan pelayanan.
"Kasus sekarang lagi tinggi. Kebanyakan terpapar dari klaster keluarga yang melakukan perjalanan dari luar kota," terangnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus disiplin menjalankan protokol kesehatan. Dengan prokes diharapkan dapat membantu pemerintah dalam pengendalian Covid-19. Ia juga mendorong masyarakat yang belum suntik vaksin agar segera melakukan vaksinasi.
Sementara hingga saat ini capaian vaksinasi untuk warga lanjut usia (lansia) sudah 33.917 orang. Untuk kelompok usia 18-59 sudah 644.295 orang. Lalu untuk kelompok remaja 103.808 orang. Kemudian untuk kelompok anak-anak sudah 53.528 orang.(ali)
Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…
Satpol PP Kota Pekanbaru memanggil pengelola Kafe Laksamana Muda dan orang-orang dalam video viral yang…