Categories: Pekanbaru

Rp1,5 M Hasil Lelang Kendaraan Dinas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pada kurun waktu 2019 lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) telah melakukan pelelangan kendaraan dinas sebanyak 36 unit. Dari hasil lelang tersebut, didapatkan dana Rp1,5 miliar  lebih.

Kepala BPKAD Riau Syahrial Abdi mengatakan, lelang kendaraan tersebut bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Dimana, kendaraan yang dilelang merupakan kendaraan dinas yang sudah melebihi batas masa pakai.

"Semua kendaraan yang dilelang itu sudah dihitung masa penggunaan dan syarat-syarat untuk melakukan lelangnya. Misalnya untuk usia kendaraan operasional sudah 10 tahun digunakan," katanya.

Untuk 2020, lanjut Syahrial, dari data sementara yang mereka catat, sudah ada lebih dari 40 kendaraan dinas yang akan dilelang. Puluhan kendaraan tersebut berasal dari mobil dinas yang sebelumnya sudah dikumpulkan pada saat cuti bersama Idul Fitri lalu. Rata-rata mobil dinas tersebut adalah kendaraan operasional.

"Dari pendataan kami, saat ini sudah ada 40-an lebih kendaraan na sudah melebihi usia pakai kendaraan," sebutnya.

Selain usia kendaraan, lanjut Syahrial, yang menyebabkan kendaraan tersebut bisa dilelang adalah kendaraan tidak termanfaatkan dengan maksimal. Kemudian biaya pemeliharaan lebih besar dari manfaat yang didapatkan saat menggunakan kendaraan tersebut.

"Diharapkan dengan melakukan lelang, yang biasanya dikeluarkan biaya operasional yang besar, justru Pemprov Riau akan dapat penghasilan jika melakukan lelang," sebutnya.

Saat ditanyakan apakah setelah melakukan proses lelang akan dilakukan pengadaan mobil dinas baru, menurut Syahrial, dengan kondisi kendaraan yang ada saat ini, kemudian para pejabat sudah mendapatkan fasilitas mobil dinas, tidak akan dilakukan pengadaan mobil dinas baru.

"Kondisi mobil dinas di lingkungan Pemprov Riau saat ini sudah berlebih, dan kami juga tidak ada menganggarkan pembelian kendaraan dinas baru. Termasuk untuk gubernur dan wakil gubernur juga tidak ada," ujarnya.

Dijelaskan Syahrial, dari 40-an mobil dinas yang akan dilelang tersebut yakni bermerk Nissan Terano pembelian 2000-an. Kemudian Nissan X Trail eks milik anggota DPRD Riau pembelian 2006 termasuk ada juga bus.(kom)

Laporan : SOLEH SAPUTRA

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Modus Masukkan Kerja, Pria di Mandau Tipu Korban Hingga Jutaan Rupiah

Warga Duri tertipu Rp7 juta dengan modus janji kerja. Pelaku berhasil ditangkap polisi setelah korban…

13 jam ago

AFF U-17 2026, Kurniawan Tanamkan Mental Juara ke Garuda Muda

Pelatih Timnas U-17 Kurniawan targetkan juara AFF 2026. Tekankan mental juara sebagai persiapan menuju Piala…

13 jam ago

45 Ribu Hektare Mangrove Hilang, Pesisir Inhil Kian Rentan

Mangrove di Inhil menyusut drastis, picu abrasi dan banjir. Warga mulai menanam kembali demi menyelamatkan…

13 jam ago

Wako Tinjau Kebakaran Rumah di Senapelan, Pastikan Bantuan untuk Korban

Wako Pekanbaru tinjau lokasi kebakaran di Senapelan dan pastikan bantuan untuk korban. Satu rumah hangus,…

13 jam ago

Sampah Semrawut, Kuansing Gagal Raih Adipura 2025

Kuansing gagal meraih Adipura 2025 akibat masalah sampah. Kondisi kebersihan Telukkuantan dinilai belum memenuhi standar…

14 jam ago

Ruang Panel Fakultas Saintek UIN Suska Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran terjadi di ruang panel Fakultas Saintek UIN Suska Pekanbaru. Diduga akibat korsleting listrik saat…

14 jam ago