Categories: Pekanbaru

Kenali Bahaya Hipertensi yang Bisa Sebabkan Komplikasi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya hipertensi. Hipertensi atau yang biasa disebut tekanan darah tinggi adalah suatu keadaan apabila tekanan darah diukur hasilnya mencapai lebih dari 140/90 mmHG. 

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Arifin Achmad dr Anwar Sholeh MKed(PD) SpPD mengatakan, apabila tidak terkontrol, hipertensi dapat menimbulkan beberapa penyakit komplikasi seperti gagal jantung, gangguan otak, gagal ginjal, stroke, dan kerusakan retina.

“Hipertensi memiliki faktor resiko yang tidak bisa diperbaiki yakni umur diatas 40 tahun, jenis kelamin yang kebanyakan laki-laki dan riwayat keluarga (genetik). Sedangkan untuk faktor risiko yang bisa diperbaiki yaitu kegemukan, kurang aktivitas fisik, merokok, diet tinggi lemak, mengonsumsi alkohol, dan stres,” paparnya.

Kepada masyarakat, dr Anwar Soleh menyampaikan untuk rutin memeriksakan tekanan darah dan apabila terdeteksi hipertensi untuk segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. Jangan tunggu hingga bergejala karena bisa saja ketika bergejala menandakan telah terjadi komplikasi di dalam tubuh.

“Dianjurkan untuk orang yang menderita hipertensi untuk melakukan diet DASH. Diet tersebut merupakan diet yang dirancang untuk mencegah terjadinya lonjakan dan mengurangi tekanan darah pada penderita hipertensi,” ujarnya.

Dipaparkan dr Anwar, Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) adalah sebuah pola makan yang dirancang khusus untuk membantu mengelola tekanan darah. Prinsip-prinsip utama dari diet DASH yakni mengonsumsi 4-5 porsi sayuran dan dan 4-5 porsi buah setiap hari.

“Biji-bijian utuh seperti beras merah, gandum utuh, oatmeal. Protein rendah lemak seperti ayam tanpa kulit, ikan, dan kacang-kacangan. Produk susu (yogurt, keju,susu) rendah atau tanpa lemak,” paparnya.(sol)

Redaksi

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

20 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

21 jam ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

21 jam ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

21 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

2 hari ago