Bando Reklame Belum Dipotong
KOTA (RIAUPOS.CO) — Pemerintah kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan hingga saat ini masih memberikan dispensasi kepada para pemilik bando reklame yang ada di kota Pekanbaru. Pasalnya, meskipun sudah diberi segel pada bando tersebut, hingga saat ini eksekusi atau pemotongan bando belum kunjung dilakukan.
Plt Kepala Dinas Perhubungan kota Pekanbaru Yuliarso mengatakan, dari data yang mereka miliki, total ada 11 bando reklame di Pekanbaru. Setelah pemasangan segel tersebut, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Satpol PP sebagai tim yustisi.
"Kami juga sampaikan imbauan kepada pemilik bando tersebut untuk segera memotong sendiri bandonya, karena bando tersebut bukan aset kami sehingga kami berikan kesempatan kepada pemilik untuk memotongnya sendiri," katanya, Senin (23/12).
Jika imbauan yang disampaikan tersebut tidak kunjung diindahkan oleh pemilik bando, maka pihaknya baru akan melakukan koordinasi lanjutan bersama pihak terkait untuk menentukan langkah selanjutnya. Saat ditanyakan terkait kapan batas waktu pemotongan bando oleh pemilik, Yuliarso mengatakan dalam waktu sesegera mungkin.
"Batas waktunya segera, tapi kami akan lakukan secara persuasif terlebih dahulu. Karena ada hak pemilik pada bangunan bando tersebut berupa aset tiang dan yang lainnya," sebutnya.
Saat ditanyakan sejak pemasangan segel, apakah sudah ada pihak yang datang ke Dishub. Yuliarso mengaku hingga saat ini belum ada, pasalnya mereka juga tidak memiliki data siapa pemilik bando tersebut karena keberadaannya juga ilegal.
"Karena tidak ada izinnya di dishub, kami juga tidak tahu harus berkoordinasi dengan siapa. Sampai saat ini juga belum ada yang datang melapor ke Dishub," jelasnya.(sol)
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…
Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…
Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…
Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…
Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…