Categories: Pekanbaru

Sampah Menumpuk di Jalan Protokol

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tumpukan sampah liar tak hanya terjadi di jalan alternatif dan kawasan pemukiman warga saja. Namun kini tumpukan sampah mulai kembali bermunculan di sejumlah badan jalan protokol di Kota Bertuah.

Seperti yang terlihat di Jalan Hang Tuah, Kota Pekanbaru. Tepatnya di samping gedung Telkomsel Pekanbaru.

Pantauan Riau Pos, Senin pagi (23/08) ketika memasuki Jalan Hang Tuah dari arah Jalan Jenderal Sudirman, semua pengendara yang melintas di jalan tersebut tampak langsung disuguhkan dengan pemandangan sampah di sisi kanan jalan.

Bau tak sedap langsung tercium ketika pengendara melintas. Sampah-sampah yang menumpuk itu didominasi dengan limbah plastik dan limbah rumah tangga.

Menurut seorang pemilik warung, Yazid, warga yang ikut-ikutan membuang sampah di badan jalan tersebut, karena telah melihat ada tumpukan sampah yang belum diangkat di sana.

"Melihat sudah ada tumpukan sampah di situ, warga lain ikut-ikutan buang sampahnya ke situ," ujarnya.

Hal ini membuat trotoar jalan tersebut selalu dipenuhi sampah setiap pagi. Bahkan aroma bau yang tidak sedap kerap menghinggapi sejumlah kawasan rumah makan yang ada di depannya.

Kondisi ini kian diperparah semenjak selama sepekan terakhir, di mana Kota Pekanbaru diguyur hujan dengan intensitas lebat, sehingga tumpukan sampah ini akan semakin kotor ketika hujan turun. Sampah basah dan bau yang ditimbulkan lebih menyengat, juga memicu banyak alat mengerubungi tumpukan sampah yang sudah membusuk itu.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Aria, salah seorang warga yang tinggal di Jalan Hang Tuah, dia menuturkan keluh kesahnya terhadap tumpukan sampah di bahu jalan itu. Pasalnya, meskipun kawasan tersebut menjadi salah satu TPS sementara sebelum nantinya diangkut oleh petugas kebersihan, tapi tumpukan sampah di trotoar tersebut kerap menutupi drainase yang ada di bawahnya, sehingga aliran air tak teraliri dengan baik.

"Sudah lama saya lihat. Ya semestinya di sana tidak dijadikan tempat sampah, karena di tepi jalan sekali. Merusak lingkungan dan juga itu tempat umum. Banyak orang berlalu lalang. Sangat mengganggu . Belum lagi sampah yang jatuh di bawah drainase itu kalau dibiarkan bisa jadi banjir kawasan ini," keluhnya

Ia berharap pemerintah Kota Pekanbaru segera mengatasi permasalahan sampah ini, serta masyarakat ikut membantu menjaga kebersihan lingkungan. “Semoga permasalahan sampah di sini cepat diatasi Pemerintah Pekanbaru, dan masyarakat juga ikut membantu menjaga kebersihan lingkungan, karena kebersihan sebagian dari iman," harapnya. (lim)

Laporan Prapti Dewi Lestari

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Daftar Calon Rektor Unri, Mexsasai Indra Usung Visi Kampus Berdaya Saing Global

Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…

1 jam ago

Penampilan Dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat Meriahkan HSBL

Penampilan tim dance SMKN 1 dan SMAN 1 Rengat sukses memeriahkan suasana Riau Pos-HSBL dan…

9 jam ago

Sopir Truk Pembawa Ratusan Karung Bawang Ilegal Diciduk di Teluk Meranti

Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.

13 jam ago

Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…

13 jam ago

Proyek Drainase Mangkrak, Jalan di Perumahan Lumba-Lumba Digenangi Air Kotor

Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…

13 jam ago

Kabel Semrawut di Pekanbaru Bakal Ditanam Bawah Tanah, Penataan Dilakukan Bertahap

Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…

13 jam ago