Categories: Pekanbaru

Banjir dan Macet Lagi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hujan deras kembali mengguyur Kota Pekanbaru, Selasa (23/4) pagi. Hujan disertai petir itu cukup membuat cemas warga kota dalam memulai aktivitas hari itu. Warga Kota Bertuah khawatir jalan-jalan akan terendam air seperti biasa terjadi saat hujan deras turun.

Banjir dan Macet Lagi Apa yang dikhawatirkan masyarakat Kota Pekanbaru itu pun terjadi. Jalan-jalan dalam Kota Pekanbaru terendam. Seperti di ruas Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Arifin Achmad, Jalan Soekarno Hatta, dan ruas Jalan HR Soebrantas.

Akibat genangan di badan jalan ini, kemacetan arus lalu lintaas kendaraan tak bisa dihindarkan. Apalagi di pagi hari, aktivitas warga cukup padat.

”Banjir lagi dan tergenang lagi Jalan HR Soebrantas. Hujan deras cukup lama tadi,” ujar Hendi, warga sekitar Jalan HR Soebrantas.

Drainase induk di jalan protokol tak mampu menampung tingginya debit air hujan. Air di dalam drainase meluap hingga ke badan jalan.

Kondisi serupa terjadi di sekitar flyover simpang Pasar Pagi Arengka. Genangan air menenggelamkan ruas jalan. Banjir menjadi seperti lautan. Pengendara harus mengurangi tekanan gas dan melaju pelan.

Bahkan tak jarang pengendara sepeda motor yang nekat menerabas banjir akhirnya motornya ngadat dan tak mampu menerabasnya karena air masuk ke dalam knalpot kendaraan.

”Sepeda motor yang paling banyak mogok karena nekat terabas genangan banjir. Setiap hujan banjir lagi jadi langganan banjir flyover,” tambah Juna, pedagang di pasar tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru, Indra Pomi Nasution sebelumnya menyebutkan banjir di Jalan HR Soebrantas dan ruas jalan lainnya terjadi di saat musim hujan. Aliran drainase banyak yang tersumbat.

”Drainase yang tersumbat seperti di Jalan HR Seobrantas sudah dinornalisasi OPD terkait dan beberapa kali kami juga melakukan dan mengajak masyarkat gotong-royong bersihkan drainase,” ujarnya.

Warga Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Sekko juga minta mewaspadai ancaman cuaca ekstrem yang terjadi seperti saat ini. ”Untuk
kondisi cuaca ekstrem, kami imbau masyarakat tetap waspada,” ujar Sekko, Selasa (23/4).

Ia mengaku, pemerintah kota sudah berkomunikasi dengan BMKG. Ia menyebut bahwa hujan dengan intensitas sedang dan deras masih berpotensi mengguyur kota.

”Kami berharap kondisinya baik-baik saja, ia sebab hujan masih berpotensi mengguyur,” ungkapnya.

Sekko menyebut bahwa pemerintah kota bersama instansi terkait juga mengantisipasi adanya ancaman kebakaran lahan. Mereka juga sudah menyiagakan personel gabungan untuk mencegah lahan terbakar.

Apalagi saat ini ada masyarakat tanggap bencana di setiap kelurahan. Mereka dapat melakukan deteksi dini terhadap ancaman kebakaran lahan di wilayahnya.

Dirinya menilai lebih baik memadamkan kebakaran saat masih kecil. Apabila dibanding kebakaran yang sudah meluas ke wilayah sekitarnya.

”Kami di setiap kelurahan ada masyarakat tanggap bencana, mereka bisa deteksi dini kebakaran lahan,” ujarnya.(yls)

Laporan JOKO SUSILO, Kota

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

IAGI, IATMI dan SLB Indonesia Gagas Petrel Hackathon 2026 di UIR

IAGI, IATMI dan SLB Indonesia gelar Kick-Off Petrel Hackathon 2026 di UIR untuk dorong talenta…

2 jam ago

Waterbarrier Digeser, Pengendara Tetap Terobos Jembatan Sinambek

Jembatan Sungai Sinambek Kuansing ditutup karena rusak dan nyaris ambruk, namun pengendara masih nekat menerobos.

22 jam ago

Jelang Imlek 2026, Lalu Lintas Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar Melonjak 35 Persen

Jelang Imlek 2026, trafik Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar naik hingga 35 persen, arus ke Sumbar…

23 jam ago

Jawab Tantangan Iklim Tropis, RS Awal Bros Hadirkan Solusi Kesehatan Rambut

RS Awal Bros Hangtuah luncurkan Hair Center pertama di Riau, hadirkan solusi medis rambut berbasis…

23 jam ago

Ramp Check Gabungan di Siak, Pastikan Bus dan Angkutan Barang Laik Jalan

Polres Siak gelar ramp check gabungan dalam Operasi LK 2026 untuk pastikan angkutan umum dan…

23 jam ago

Wabup Rohul Hadiri Bolimau Adat, Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H

Tradisi bolimau adat di Luhak Kepenuhan jadi momentum sucikan diri dan pererat ukhuwah jelang Ramadan…

1 hari ago