Categories: Pekanbaru

Hambatan Lalu Lintas di Jalan Harus Dihilangkan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Salah satu penghambat lancar lalu lintas di Kota Pekanbaru adalah penyempitan di trotoar hingga pinggir jalan. Hal itu, menurut pengamat tata kota Universitas Riau Dr Muhammad Ikhsan, hambatan-hambatan tersebut menjadi salah satu pemicu macetnya Kota Pekanbaru.

Masalah hambatan tersebut, kata Dr Ikhsan, terjadi hampir di semua jalan Kota Pekanbaru.

Dirinya meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk tidak membiarkan hambatan tersebut.

”Itu harus ditertibkan, Pekanbaru terlalu banyak hambatan samping. Jalan-jalan Kota Pekanbaru itu terlau banyak hambatan di trotoar, dan pedagang di pinggir jalan yang kadang memaksa orang harus berhenti di badan jalan ketika mau belanja,” kata Dr Ikhsan, kemarin.

Hambatan di jalan tersebut, menurut doktor jebolan universitas di Amerika Serikat ini, terjadi hampir di seluruh jalan di Kota Pekanbaru.

”Semua permasalahan ini harus ditertibkan. Jangan kita ngeluh macet ini itu tapi tidak ditertibkan, tiba-tiba minta bangun flyover,” ungkapnya.

Menurut Dr Ikhsan, flyover itu mahal dan hanya menyelesaikan permasalahan sementara waktu. Biaya hingga Rp100 miliar untuk flyover, kata akademi Universitas Riau itu, lebih baik digunakan untuk pelebaran jalan dan mengilangkan penghambat di pinggir-pinggir jalan.

Termasuk perbaikan-perbaikan di jalan lektor atau jalan tingkat 2 di Kota Pekanbaru.

”Itu jauh lebih efektif, jauh lebih murah dari flyover. Jalan alternatif harus dimaksimalkan untuk memecah kemacetan di jalan arteri,” ungkapnya.(end)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

22 jam ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

22 jam ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

2 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

2 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

2 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

2 hari ago