Categories: Pekanbaru

PKL Kembali Ramai Berdagang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penertiban baru saja dilakukan Tim Yustisi Kota Pekanbaru, Kamis (18/1) kemarin terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang ada di Jalan Agus Salim sekitar Sukaramai Trade Center (STC). Hanya berselang empat hari, Senin (22/11) mereka yang ditertibkan sudah kembali berjualan.

Di lokasi bekas penertiban, beberapa pedagang kembali mendirikan lapak di atas trotoar jalan. Pedagang menggelar dagangannya dengan beratapkan terpal. Satpol PP Kota Pekanbaru pun tidak tampak lagi berjaga di lokasi penertiban.

Kasatpol PP Kota Pekanbaru, Iwan Simatupang mengatakan, bahwa personelnya hanya berjaga hingga Ahad (21/11) kemarin. Ia juga belum mengetahui bahwa adanya pedagang yang kembali berjualan di lokasi tersebut.

"Hari ini (kemarin, red) mulai (pedagang berjualan, red) itu mungkin karena tidak ada yang jaga," kata Iwan.

Dia memastikan bakal menertibkan kembali pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Agus Salim. Pedagang tidak boleh lagi berjualan di sana pasca penertiban oleh tim yustisi.  Iwan menyebut, kawasan sepanjang Jalan Agus Salim harus bersih dari pedagang. Karena di sana direncanakan bakal dibuat salah satu pusat kuliner Kota Pekanbaru.

"Kami tertibkan lagi nanti. Gak bisa itu, itu kan harus dibersihkan. Sebenarnya kami berharap pedagang tidak lagi berjualan di sana," terangnya.

Dirinya mengaku bakal kembali melakukan pengawasan di sekitar lokasi penertiban. Karena pedagang sudah direlokasi ke dua pasar rakyat yang berada di dekat sana. Ada Pasar Rakyat Agus Salim, dan Pasar Inpres.

Ia menilai, terkait penertiban pedagang di sepanjang Jalan Agus Salim tidak hanya menjadi tupoksi dari Satpol PP saja. Namun dikatakan Iwan juga ada kewenangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

"Tapi kan ini tidak selesai di Satpol PP aja itu, proses penggunaannya lagi. Secara tupoksi kami sudah selesai disitu. Nanti kita tertibkan lagi kalau mereka membandel," jelasnya.

Sebelumnya, dalam relokasi ini, ada 165 lapak pedagang yang dipindahkan. Sebelum pembongkaran telah dilayangkan surat peringatan, 1,2,3 dan surat pembongkaran lapak mandiri.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, para pedagang direlokasi di seputaran Pasar Agus Salim. "Kita siapkan tempat di Pasar Inpres, dan Pasar Rakyat Agus Salim," kata Ingot.

Pihaknya telah melakukan verifikasi data pedagang yang bakal direlokasi. Mereka telah diberi tempat untuk kembali berjualan." Ada 210 tempat yang telah disediakan," singkatnya.(ali)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Happy School Holiday Hadir, Nikmati Staycation Keluarga Nyaman di Khas Pekanbaru Hotel

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo Happy School Holiday mulai Rp485 ribu per malam untuk menemani…

16 jam ago

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Agung Nugroho Ajak ASN Perkuat Semangat Melayani

Wako Pekanbaru Agung Nugroho mengajak ASN menjadikan nilai Pancasila sebagai landasan kerja dan pelayanan publik…

17 jam ago

Unri Gelar MUED 2026, Dorong Kerja Sama Berkelanjutan dengan Dunia Industri dan Pemerintahan

MUED 2026 menjadi ajang Universitas Riau memperkuat kolaborasi berkelanjutan dengan mitra strategis melalui inovasi dan…

17 jam ago

Wabup Rohul Sidak PKS, Temukan Harga TBS Sawit Masih di Bawah Ketetapan Pemprov Riau

Wabup Rohul menemukan harga TBS sawit di sejumlah PKS masih di bawah ketetapan Pemprov Riau…

17 jam ago

MTQ Riau 2026 Siap Digelar di Kuansing, Sebanyak 816 Peserta Resmi Ditetapkan

Sebanyak 816 peserta MTQ ke-44 Provinsi Riau resmi ditetapkan. Kuansing sebagai tuan rumah mengklaim seluruh…

17 jam ago

Dua Anggota Polres Inhil Resmi Dipecat, Kapolres Tegaskan Tak Ada Toleransi Pelanggaran

Dua personel Polres Inhil resmi diberhentikan tidak dengan hormat. Kapolres menegaskan komitmen penegakan disiplin dan…

18 jam ago