Categories: Pekanbaru

Pertama di Indonesia Kejuaraan Panjat Tebing di Pinggir Sungai Siak

(RIAUPOS.CO) — Kejuaraan panjat tebing di pinggir sungai  dalam rangkaian acara “Pekanbaru Acievement Sport Tourism 2019” Pekanbaru Internasional Dragon Boat Festival (PIDBF), Kejurnas Deep Water Soloing dan Sport Festival merupakan iven yang pertama kali digelar di Indonesia di Pekanbaru.

Ketua KONI Kota Pekanbaru, Anis Murzil menjelaskan bahwa kejuaraan panjat tebing di pinggir Sungai Siak itu merupakan iven yang pertama kali digelar di Indonesia. Pasalnya, sudah searching dan memang belum pernah digelar di Indonesia. “Kita yang pertama kali menggelar kejuaraan panjat tebing di pinggir sungai,” kata Anis.

Dijelaskannya, free climbing ini cukup berbeda dengan kejuaraan panjat tebing biasanya, karena venue-nya berada tepat di pinggir Sungai Siak. Venue Panjat Tebing yang tepat di pinggir Sungai Siak di Markas Pol Airud Polda Riau merupakan venue satu-satunya dibangun di pinggir sungai di Indonesia.

Setiap peserta harus memanjat mencapai dan jika tidak berhasil maka akan langsung terjatuh ke Sungai Siak. “Para atlet, tidak dilengkapi dengan tali pengaman apapun. Jadi, atlet yang sudah mencapai puncak maupun yang gagal, akan langsung jatuh ke sungai,” jelasnya.

Untuk keselamatan dan keamanan atlet tim Basarnas dan pihak kepolisian serta panitia berjaga-jaga di sungai dengan sampan atau perahu karet untuk memastikan keamanan di sungai untuk para atlet. Tidak hanya itu, di bawah air juga dipasang jaring.

Sementara itu, untuk dragon boat diikuti sekitar 25 peserta dari Riau, Jambi dan Sumatera Barat. Satu tim atau perahu berisikan 11 pendayung ditambah 1 penabuh drum untuk menyemangati para pedayung.

Setiap tim harus mengayuh perahu sepanjang 250 meter dengan star dimulai dari bawah Jembatan Siak I dan finish tepat depan Taman Rumah Singgah Tuan Kadi.

Ratusan warga Kota Pekanbaru tumpah ruah memadati Taman Rumah Singgah Tuan Kadi di Jalan Perdagangan, Senapelan, Pekanbaru dan di pinggir Sungai Siak untuk menyaksikan kejuaraan dragon boat dan panjat tebing yang merupakan rentetan kegiatan dari Pekanbaru Internasional Dragon Boat Festival (PIDBF) 2019 di Sungai Siak, Pekanbaru.

Perwakilan Pengurus Besar (PB) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Ir Rudy Novrianto juga berharap lewat iven ini bisa muncul atlet prestasi khusus dari cabor dayung Pekanbaru.(dof/jrr)

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Ratusan Mahasiswa Demo di Kantor Gubernur Riau, Sempat Terlibat Saling Dorong dengan Aparat

Ratusan mahasiswa Unri menggelar demo di Kantor Gubernur Riau. Mereka menuntut pendidikan gratis 12 tahun…

13 jam ago

Pacu Jalur 2026 Digelar, Truk Angkutan Berat Dilarang Melintas di Telukkuantan, Ini Rute Pengalihan Selama Pacu Jalur

Pemkab Kuansing melarang truk angkutan berat melintas Telukkuantan 17-24 Agustus selama Pacu Jalur 2026 demi…

15 jam ago

15 Tim Berebut Gelar Juara Riau Pos-HSBL 2026 Bangkinang, Persaingan Diprediksi Sengit

Sebanyak 15 tim basket pelajar Kampar dan Rohul siap bertarung di Riau Pos-HSBL 2026 Bangkinang…

16 jam ago

Pengembang The Peak Hotel Pekanbaru Dinyatakan Pailit, Begini Nasib Pemilik Apartemen

PT Asialand dinyatakan pailit. Kurator mulai mendata aset, sementara nasib pemilik The Peak dan kreditur…

21 jam ago

Kelebihan Bayar Seragam SMAN di Riau, Sejumlah Kepala Sekolah Dipanggil untuk Diperiksa

Kasus kelebihan bayar seragam SMAN di Riau memasuki pemeriksaan disiplin. PNS yang terbukti melanggar terancam…

22 jam ago

Hasil Tes Negatif, Monyet yang Ditangkap Usai Serang Warga Tembilahan Masih Diobservasi

Monyet yang ditangkap usai menyerang warga Tembilahan negatif tiga penyakit zoonosis, tetapi masih menjalani observasi…

22 jam ago