drg Sri Sadono Mulyanto Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dari ratusan petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS) pemilihan umum (Pemilu) serentak 2024 di Riau yang sakit, saat ini hanya tinggal satu orang yang masih sakit dan menjalani perawatan di Puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau drg Sri Sadono Mulyanto mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima dari dinas kesehatan kabupaten/kota di Riau. Total ada 368 petugas KPPS di Riau yang sakit dan harus dibawa ke rumah sakit dan juga Puskesmas.
“Dari total 368 petugas KPPS di Riau yang dilaporkan sakit, saat ini yang masih perlu menjalani perawatan tinggal satu orang,” katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, dari 368 petugas KPPS yang sakit tersebut, 25 di antaranya dibawa ke rumah sakit. Kemudian 343 dibawa ke Puskesmas, dari jumlah tersebut tiga orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia.
“Satu orang masih dirawat di Puskesmas, tiga orang meninggal dunia. Di antaranya petugas KPPS di Kabupaten Kuantan Singingi, Kampar dan juga Bengkalis,” ujarnya.
Untuk keluhan para pasien tersebut, selain akibat kelelahan, beberapa petugas KPPS harus mendapatkan perawatan karena penyakit sebelumnya seperti masalah pada lambung kambuh. Kemudian ada juga yang mengalami hipertensi.
“Selain kelelahan ada juga yang maagnya kambuh. Kemudian ada juga yang hipertensi,” sebutnya.
Sementara itu, jika dilihat berdasarkan daerahnya, petugas KPPS yang sakit tersebut di antaranya berasal di Kabupaten Siak, Bengkalis, Rokan Hilir, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kampar, Kepualaun Meranti.
“Kuantan Singingi, Pelalawan, Rokan Hulu dan juga Dumai. Untuk yang paling banyak sakit berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi,” ujarnya.(gem)
Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru
Pj Sekda Rohul pimpin goro Selasa Bersih di kawasan aset bersejarah Pasirpengaraian untuk menjaga kebersihan…
Sebanyak 19 desa persiapan di Rohul tinggal menunggu penetapan kode desa dari Mendagri untuk menjadi…
DPRD Kampar mendesak DLH segera merilis hasil uji dugaan pencemaran Sungai Tapung setelah 30 ton…
Sebanyak 41 ribu KK di Meranti akan menerima BPNT berupa beras dan minyak. Jumlah penerima…
Pemkab Kuansing terapkan WFH tiap Jumat mulai 24 April. ASN bekerja di kantor camat sesuai…
146 peserta mengikuti seleksi Beasiswa YPCR 2026 di PCR Pekanbaru. Dari 732 pendaftar, hanya sebagian…