pascasarjana-ibt-pelita-indonesia-gelar-yudisium-mahasiswa-magister-manajemen
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tidak terasa, sejak pertama kali dibukanya Program Pascasarjana Magister Manajemen (MM) Institut Bisnis dan Teknologi (IBT) Pelita Indonesia pada tahun 2015, kini telah melahirkan ratusan lulusan terbaiknya.
Tepat pada Selasa (21/9), Pascasarjana MM IBT Pelita Indonesia kembali menyelenggarakan yudisium pertama, untuk 38 mahasiswanya. Yudisium kali ini terasa spesial karena untuk pertama kalinya Program Pascasarjana MM IBT Pelita Indonesia menyelenggarakan yudisiumnya di kampus baru (Kampus 2) IBT Pelita Indonesia di Jalan Srikandi Pekanbaru.
Selain itu, dikarenakan penyelenggaraan wisuda dilakukan pada masa new normal, maka seluruh prosesi dilakukan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Untuk itu, seluruh aktivitas yang berpotensi memunculkan kontak fisik diminimalisir. Namun demikian tetap tidak mengurangi kekhidmatan dari kegiatan yudusium yang dilakukan.
Upacara Yudisium tersebut dipimpin langsung oleh Rektor IBT Pelita Indonesia, Prof Dr Amries Rusli Tanjung SE MM Ak didampingi Wakil Rektor I, Prof Dr Teddy Chandra SE MM, Wakil Rektor II Dr Ir Harry P Panjaitan MM, dan Direktur Pascasarjana Prof Dr Priyono SE MM. Selain itu, agenda ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Bisnis Layla Hafni SE MM.
"Tentunya bagi para lulusan diharapkan dapat menjaga nama baik IBT Pelita Indonesia," ujar Teddy Chandra, Selasa (21/9).
Selain itu, Teddy juga memberi pesan, agar ilmu yang didapat selama menempuh pendidikan di Program Pascasarjana Magister Manaejemen Institut Bisnis dan Teknologi (IBT) Pelita Indonesia dapat diimplementasikan dengan baik pada dunia kerja dan di tengah-tengah masyarakat.
"Sehingga kebermanfaatan dari ilmu yang dimiliki dapat dirasakan oleh banyak orang," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana Prof Dr Priyono SE MM dalam sesi wawancara menyampaikan komitmen dari pihak manajamen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikannya, yaitu dengan meningkatkan kualitas para dosen internal, maupun dengan mengundang dosen-dosen terbaik pada bidangnya dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.(anf)
Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…
Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…
Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…
Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…
Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…
Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…