Categories: Pekanbaru

Agen Kapal Keluhkan Penurunan Penumpang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Semenjak adanya peraturan terkait pelaku perjalanan dalam negeri menggunakan moda transportasi laut atau sungai sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Riau No 129/SE/2021, sejumlah agen kapal di Pelabuhan Sungai Duku mengeluhkan sepinya penumpang yang hendak berangkat menggunakan moda transportasi sungai tersebut.

Hal ini dikarenakan masih banyak penumpang yang belum divaksin sehingga tidak dapat menunjukan bukti sertifikat vaksinasi Covid-19.

Pantauan Riau Pos, Rabu (21/7) Pelabuhan Sungai Duku tampak sepi oleh calon penumpang. Bahkan, hanya beberapa pekerja saja yang melakukan aktifitas pengangkutan barang milik penumpang di sejumlah agen kapal.

Maya salah seorang agen kapal Meranti Express mengaku, saat ini penurunan jumlah penumpang mencapai 20 hingga 30 persen atau setengah dari batas penumpang yang diterapkan oleh pemerintah selama masa pandemic, yaitu berkisar 60 hingga 70 persen.

"Sunyi semenjak ada aturan itu (pakai sertifikat Covid-19, red). Ini saja bangku yang baru terisi sekitar 25 orang dari kapasitasnya yang selama pandemi bisa 70 orang dalam satu kapal," ucapnya.

Maya mengaku, aturan yang diterbitkan tersebut tak hanya mempersulit para calon penumpang kapal saja, melainkan juga mempersulit para agen kapal yang menggantungkan hidup dari transportasi sungai tersebut.

"Kami mau menjerit ke mana lagi. Tak ada juga yang mendengarkan. Kalau begini lama-lama kami bisa gulung tikar," kata dia.

Ia berharap pemerintah dapat lebih bijak mengambil keputusan dan memikirkan semua pihak yang terdampak dari adanya aturan tersebut, agar tidak ada yang merasa diberatkan.

Semetara itu,  Kasubag PU UPT Pelabuhan Sungai Duku Sunaryo membenarkan keluhan yang disampaikan oleh sejumlah agen kapal tersebut.

Menurutnya, para calon penumpang yang ingin berangkat menggunakan moda transportasi sungai harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya, melengkapi data diri dengan kartu sertifikasi vaksinasi Covid-19. "Minimal dosis pertama bagi calon penumpang," kata dia.

Selain itu, calon penumpang juga harus melakukan pengecekan suhu tubuh dalam melaksanakan perjalanan. Bila kedapatan suhu tubuh di atas 38’c atau memiliki gejala Covid-19 tidak dibenarkan untuk melakukan perjalanan dan penerapan protokol kesehatan selama perjalanan.

"Aturan tersebut memang harus dijalani oleh calon penumpang. Ya walaupun terjadi penurunan tetapi ini harus dilakukan demi menjaga kesehatan dan keselamatan bersama," ucapnya.(lim)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Kota

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

13 jam ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

13 jam ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

13 jam ago

Jalan Berlubang di Pangkalankerinci Dikeluhkan, Pemkab Pelalawan Diminta Bertindak

Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…

13 jam ago

Bupati Siak Turun Tangan Atasi Kendala Gaji ASN

Pencairan gaji ASN di Kabupaten Siak terkendala administrasi dampak SOTK baru. Bupati Afni memastikan proses…

14 jam ago

Sampah Masih Menumpuk di Pekanbaru, Warga Diminta Ikut Mengawasi

Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut…

14 jam ago