Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT memberikan pemaparan tentang smart card yang menjadi bagian dari perwujudan Pekanbaru Smart City Madani kepada Direktur IPDN Kampus Sumbar Bustamar, Jumat (19/7/2019) lalu. (HUMAS PEMKO PEKANBARU FOR RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kerja sama direncanakan akan dijalankan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Kerja sama nantinya meliputi bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN) di Pemko Pekanbaru dan praja di IPDN.
Untuk pembahasan kerja sama ini, perwakilan IPDN pun menggelar pertemuan dengan Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, Jumat (19/7) lalu. Pertemuan berlangsung di kediaman dinas wali kota. Turut mendampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru Masykur Tarmidzi.
Wako Pekanbaru dalam pertemuan ini sempat memaparkan visi dan misi Pekanbaru Smart City Madani. Dipaparkannya, pembangunan di segala bidang dalam mewujudkan Pekanbaru Smart City Madani sudah menjadi keperluan. Hal itu seiring dengan pesatnya perkembangan informasi dan teknologi (IT) yang terjadi saat ini.
Visi dan misi ini memiliki enam pilar. Yaitu smart governance (tata kelola pemerintah yang pintar, smart people (penduduk yang pintar). Selain itu, smart economy (ekonomi yang pintar), smart environment (lingkungan yang pintar), smart living (kehidupan yang pintar), dan smart mobility (mobilitas yang pintar).
Sebagai langkah awal untuk mewujudkannya serta untuk melakukan percepatan Pemko Pekanbaru juga membuat smart card (kartu pintar). ’’Kartu ini nantinya digunakan sebagai pelayanan bagi masyarakat di banyak bidang,’’ terangnya.
Sementara itu, Kepala BPKSDM Kota Pekanbaru Masykur menyebutkan pertemuan Jumat lalu awal untuk penjajakan memorandum of understanding (MoU). ’’Kerja sama ini juga bentuk tri dharma perguruan tinggi. Pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan pembahasan nota kesepahaman,’’ terangnya.
Proses penandatangan nota kesepahaman akan berlangsung di Kampus IPDN di Jatinangor. Rektor IPDN Jatinangor akan ikut dalam penandatangan nota kesepahaman. ’’Pak Wali Kota juga akan memberi ceramah umum di depan para praja IPDN,’’ imbuhnya.
Direktur IPDN Kampus Sumbar Bustamar menyebut bahwa pertemuan ini adalah awal kerja sama IPDN dengan Pemko Pekanbaru. Ia menilai kerja sama ini dilakukan setelah melihat pembangunan di Pekanbaru. ’’Kami melihat Pekanbaru sudah sangat maju. Pak wali kota juga sosok yang visioner dan punya terobosan. Jadi perlu adanya kerja sama dalam peningkatan SDM dosen dan praja,’’ sebutnya.
IPDN sebagai satu perguruan tinggi di bawah Kemendagri juga siap meningkatkan kapasitas ASN dan masyarakat. Ia menilai IPDN dan pemko bisa bekerja sama. ’’Sangat menarik adanya kerja sama keduanya. Nantinya bisa ada sinergi dalam pengembangan SDM,’’ ujarnya.(adv/ali)
Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…
Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…
Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…
Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…