Tak Hanya Polri, KPK Juga Perlu Bergerak
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Penuntasan kasus Novel Baswedan yang diliputi keraguan harus ditepis. Penanganan kasus yang saat ini fokus di Tim Teknis Polri, seharusnya bisa diperkuat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Caranya dengan menerapkan obstruction of justice, merintangi penanganan perkara korupsi yang merupakan kewenangan KPK.
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Choirul Anam mengatakan, proses penyelidikan terhadap kasus Novel harus dilakukan secara maksimal. Untuk itu, bukan hanya polisi, pihaknya juga mendesak dilakukannya upaya lain.
Anam menjelaskan, salah satu langkah yang perlu diambil adalah obstruction of justice atau penindakan terhadap dugaan upaya merintangi penangan perkara korupsi. Kewenangan tersebut dimiliki oleh KPK sebagaimana di atas dalam UU 31 tahun 1999.
“KPK punya perangkat untuk melakukannya,†ujarnya kepada Jawa Pos (JPG), Ahad (21/7).
Dia menilai, sejak awal, penyerangan Novel sangat mungkin berkaitan dengan kasus yang tengah ditanganinya. Dan hal itu, kemudian sejalan dengan apa yang disampaikan tim gabungan. Di mana ada enam kasus high profile yang diduga terkait dengan aksi penyerangan. Mulai dari kasus KTP-el, kasus hakim MK Akil Mochtar, kasus Mantan Sekjen MA, Nurhadi, kasus korupsi mantan Bupati Buol, Amran Batalipu, dan kasus korupsi Wisma Atlet. Dengan mengerucutnya dugaan keenam kasus, Anam menilai kerja KPK dalam menangani obstruction of justice relatif lebih mudah.
“Dulu kan KPK bilang kasus yang ditangani Novel banyak, ini sudah ada petunjuk ke enam kasus saja,†tuturnya.(idr/far/jpg)
>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Editor: Eko Faizin
Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Sebanyak 10 jalur berhasil…
Bupati Kuansing Suhardiman Amby menerima dua penghargaan dari Menteri Agama RI pada pembukaan MTQ Riau…
Mahasiswa ITB Indragiri mengembangkan agroeduwisata melon madu di Rengat. Selain menjadi tempat belajar, lokasi ini…
Pemancing bernama Riki ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Danau PLTA Koto Panjang. BPBD mengimbau…
Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Ribuan penonton hadir, sementara…
Pawai taaruf MTQ Riau ke-44 di Teluk Kuantan berlangsung meriah. Sebanyak 17 ribu peserta dan…