Categories: Pekanbaru

Punya Segudang PR, Rencana ke Luar Negeri Disorot

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Rencana Wali Kota Pekanbaru Firdaus dan romobongan melakukan lawatan ke luar negeri (LN) mendapat sorotan beberapa pihak. Pengamat kebijakan publik Dr Morris Adidi Yogia SSos MSi menyebutkan wali kota naif jika tetap berangkat ke luar negeri di tengah kondisi permasalahan kota banyak yang belum terpecahkan.

"Secara etikanya, etisnya, dalam kondisi pandemi yang sudah berlangsung selama lebih kurang tiga tahun, wako tidak melakukan lawatan dengan segudang pekerjaan rumah (PR) saat ini. Ada sampah, banjir dan banyak lainnya. Saya pikir ini terlalu naif bagi seorang pimpinan harus ke luar negeri dengan membawa birokrat bersamanya," kata Morris Adidi Yogia, pengamat kebijakan publik Universitas Islam Riau, Senin (21/3).

Pergi ke luar negeri di tengah segudang permasalahan menumpuk dan masa jabatan akan segera berakhir, seolah-olah itu kebijakan ingin menenangkan diri. Dirinya menyinggung filosofi orang Melayu bila memimpin yang kontradiktif dengan rencana tersebut.

"Di setiap permasalahan yang ada, dia yang pertama merasakan dampaknya dan terakhir yang merasakan senangnya, itu kalau kita pahami dalam filosofi Kemelayuan," kata Moris.

Terkait rencana lawatan ke Mesir secara khusus, menurut Moris menjadi tanda tanya. Apakah ada barometer utama antara Pekanbaru dan Mesir yang sama, yang harus menjadikannya sebagai rujukan bagi Kota Pekanbaru. Karena dia melihat Mesir sebagai suatu negara yang secara kultur, alam, topografi maupun karakteristik penduduknya, sama sekali berbeda dengan Pekanbaru.

Moris kembali mengingatkan soal permasalahan perkotaan yang masih mendera warga. Mulai dari masalah banjir dan pengelolaan sampah yang sudah mulai akut. Lalu belakangan ini ditambah dengan kondisi kelangkaan minyak goreng, antrean panjang solar yang membuat macet jalan-jalan dalam kota.

"Kalau dari sisi etika pemerintahan, tidak tepat Wali Kota melakukan lawatan ke luar negeri, walaupun nantinya diwakilkan oleh siapapun untuk pergi. Dengan segudang pekerjaan rumah yang belum terselesaikan seperti banjir, sampah, migor, antrean solar dan banyak lagi. Maka sangat tidak tepat seorang pemimpin sekelas Wali Kota Pekanbaru melakukan lawatan ke luar negeri saat ini," katanya.

Moris meminta wali kota lebih bijak dengan menunda dulu rencana tersebut atau bahkan batalkan. Karena menurutnya belum saatnya Pekanbaru melakukan copy-paste atau mengambil rujukan ke negara luar.

"Lakukan rujukan ke luar negeri kalau mau mengambil rujukan sebagai kota megapolitan atau metropolitan seperti yang diwacanakan selama ini. Metropolitan itu artinya tertata, nah ini yang belum terjadi. Dia meninggalkan kota, atau seolah-seolah ingin senang-senang ke luar negeri dengan segudang permasalahan yang ditinggalkan untuk rakyat. Ini bahaya untuk pemimpin seperti ini," tutup Moris.(end)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kasus Perampokan Maut di Rumbai, Polisi Kantongi Petunjuk Pelaku

Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…

9 jam ago

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…

12 jam ago

Jalan Mulus, Warga Lubuk Betung Ramai-ramai Ucapkan Terima Kasih ke Pemkab Rohul

Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…

14 jam ago

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

2 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

3 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

3 hari ago