Categories: Pekanbaru

Berharap Remaja Rencanakan Menikah pada Usia yang Tepat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)  – Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution mengimbau para remaja di daerah untuk menikah di usia yang tepat atau minimal usia 21 tahun pada wanita dan 25 tahun pada pria, yang dinilai sudah siap secara kesehatan.

"Sebab pada usia di bawah 21 tahun, bagi perempuan, khususnya organ reproduksinya, masih mengalami perkembangan, sehingga belum siap hamil. Karena itu remaja harus menghindari pernikahan dini," kata Edy Natar Nasution seusai beraudiensi dengan Kepala Perwakilan BKKBN Riau Dra Mardalena Wati Yulia MSi, Senin (21/3).

Disebutkan Wagubri, maraknya pernikahan dini tentu mengkhawatirkan, karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan ibu dan anak, sehingga sangat berpotensi terjadinya ketengkesan atau gagal tumbuh.

Ketengkesan, katanya, merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun akibat kekurangan gizi kronis pada 1.000 hari pertama kehidupan.

"Berdasarkan studi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), salah satu penyebab masalah stunting di Indonesia adalah maraknya pernikahan dini, apalagi banyak orang yang menganggap pernikahan dini sebagai hal biasa," katanya.

Oleh karenya, bagi ibu-ibu hamil perlu menerapkan pola hidup sehat guna mencegah infeksi pada kehamilan. Infeksi dari bakteri, virus atau parasit tertentu yang dialami ibu hamil dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan yang lebih serius, seperti pertumbuhan janin yang tertunda atau cacat saat lahir.

"Konsumsilah tablet penambah darah agar terhindar dari anemia," ujar Edy Nasution. Edy juga mengharapkan supaya remaja memeriksakan kesehatan minimal tiga bulan sebelum menikah. "Ayo, pemuda Riau cegah stunting sebelum genting, agar kelak melahirkan generasi yang bebas dari stunting," ujar Edy.(eca)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Dugaan Korupsi Anggaran Kendaraan Dinas Meranti, Ketua DPRD Minta Hormati Proses Hukum

Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…

9 jam ago

HSBL 2026 Pekanbaru Series Hari Kedua Sajikan Delapan Pertandingan

HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…

9 jam ago

Karhutla di Tapung Masuk Hari Keempat, 3 Hektare Lahan Gambut Terbakar

Karhutla di Desa Karya Indah, Tapung, Kampar, memasuki hari keempat. Api padam, tetapi sejumlah titik…

9 jam ago

Job Fair Rohul 2026 Jadi Kesempatan Pencari Kerja Temukan Lowongan Baru

Job Fair Rohul 2026 digelar 12 Oktober untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan…

10 jam ago

Antisipasi Keracunan MBG, BGN Kuansing Ingatkan SPPG Perketat Cek Kualitas Makanan

BGN Kuansing meminta SPPG memperketat pemeriksaan menu MBG untuk mencegah makanan basi atau kedaluwarsa yang…

10 jam ago

6.000 Liter Formula X-Fire Dikirim Polri untuk Atasi Karhutla Pelalawan

Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…

1 hari ago