PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ketua RW 19, Kelurahan Sialangmunggu, Kecamatan Tampan Pekanbaru, Rudi Damrah meminta agar pemerintah memudahkan anak-anak di kawasan ia tinggal untuk masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri.
Dia bersama warga lainnya merasa kesulitan untuk memasukan ke SMPN 42 yang masuk kedalam zonasi.
Hal itu diungkapkan Damrah kepada Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho saat melaksanakan reses di daerah tersebut, Ahad (20/12/2020).
“Karena tiap tahun kami terus mendapatkan kesulitan untuk memasukkan anak-anak di lingkungan ini ke SMP 42 yang dekat dari sini,” ujar Rudi Damrah.
Selain persoalan pendidikan, warga juga mengeluhkan beberapa persoalan lainnya. Seperti infrastruktur jalan lingkungan perumahan, mengatasi banjir, serta pembangunan gedung serbaguna.
Termasuk juga meminta Agung menjembatani dalam bentuk pemberian pelatihan, pemberian modal UMKM dan informasi pemasaran dan distribusi produk-produk UMKM.
Menjawab permintaan warga tersebut, Agung Nugroho mengatakan untuk SMP Negeri merupakan kewenangan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Namun begitu, dia memastikan bahwa dirinya akan meminta Fraksi Demokrat DPRD Kota Pekanbaru untuk melakukan evaluasi.
“Saya kebetulan Ketua DPC Demokrat Pekanbaru. Anggota kami Fraksi Demokrat di Kota Pekanbaru banyak. Nanti saya akan dorong supaya persoalan pendidikan ini menjadi atensi untuk dibahas. Termasuk masukan dari warga RW 19, Kelurahan Sialangmunggu ini,” ucapnya.
Dikatakan Agung, sebagai wakil rakyat dirinya memiliki beberapa visi dan misi ketika menjabat. Salah satunya adalah memprioritaskan perkembangan pendidikan. Apalagi dia pernah duduk di Komisi V DPRD Riau yang membidangi persoalan pendidikan.
“Pada prinsipnya, kami sangat mendukung upaya peningkatan di bidang pendidikan, bahkan kami juga menampung permohonan warga untuk mendapatkan bea siswa demi memajukan dunia pendidikan,” tuntasnya.
Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra
Pemuda Pangkalan Batang Barat Bengkalis menyiapkan menara lampu colok dengan 10 ribu botol untuk memeriahkan…
Dua penjambret tas berisi emas senilai Rp48 juta di Pangkalankuras, Pelalawan ditangkap warga setelah merampas…
Pemko Pekanbaru menghadirkan program tukar sampah jadi uang melalui 10 drop point. Warga cukup gunakan…
Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…
Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…
Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…