RAJA FAISAL
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga mengeluarkan peraturan yang mewajibkan klub peserta Liga 2, mulai musim depan harus memiliki tim U-18. Tak terkecuali bagi PSPS yang sudah memastikan satu tempat di Liga 2 musim 2020.
Terkait hal tersebut, Asisten Pelatih PSPS Riau Raja Faisal mengatakan, pihaknya akan mulai seleksi untuk pemain PSPS U-18 pada awal 2020. Seleksi tersebut nantinya juga akan dilakukan secara terbuka yang bisa diikuti para generasi muda di Riau.
"Musim depan PT LIB selaku operator Liga sudah mengeluarkan regulasi bagi peserta Liga 2 untuk menyiapkan tim U 18, dan kami sudah siap untuk menjalankannya," katanya.
Regulasi itu, demikian Raja, merupakan bagian pembinaan pemain usia muda. Dengan regulasi itu, LIB berharap peserta Liga 2 memiliki kerangka pembinaan berjenjang jika promosi ke Liga 1.
"PT LIB beserta PSSI akan menerapkan secara serius soal National Club Licensing System pada kompetisi dan klub promosi ke Liga 1. Bahkan, klub Liga 2 yang tidak memiliki tim U-18 bisa gagal promosi ke Liga 1," sebutnya.
Dengan adanya regulasi ini, ia meminta para pelatih dan pemain yang ada di Provinsi Riau agar segera mempersiapkan diri. Karena kesempatan ini dapat dijadikan sebagai ajang pembuktian bagi para pemain muda di Riau.
"Seleksi ini sifatnya terbuka dan semoga regulasi ini memberikan manfaat bagi perkembangan sepak bola secara nasional," harapnya.(sol)
Warga Duri tertipu Rp7 juta dengan modus janji kerja. Pelaku berhasil ditangkap polisi setelah korban…
Pelatih Timnas U-17 Kurniawan targetkan juara AFF 2026. Tekankan mental juara sebagai persiapan menuju Piala…
Mangrove di Inhil menyusut drastis, picu abrasi dan banjir. Warga mulai menanam kembali demi menyelamatkan…
Wako Pekanbaru tinjau lokasi kebakaran di Senapelan dan pastikan bantuan untuk korban. Satu rumah hangus,…
Kuansing gagal meraih Adipura 2025 akibat masalah sampah. Kondisi kebersihan Telukkuantan dinilai belum memenuhi standar…
Kebakaran terjadi di ruang panel Fakultas Saintek UIN Suska Pekanbaru. Diduga akibat korsleting listrik saat…