52-kelurahan-zona-hijau-covid-19
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kondisi penanganan Covid-19 di Kota Pekanbaru terus membaik. Mayoritas wilayah di ibukota Provinsi Riau ini sekarang tak terdampak. Yakni, dari 83 kelurahan yang ada, sebanyak 52 kelurahan sudah berada pada zona hijau.
Jumlah ini berdasarkan data dari pemetaan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, 17 – 23 Oktober 2021. Sementara, ada 27 kelurahan berada pada zona kuning atau dengan risiko rendah. Lalu empat kelurahan berada pada zona oranye atau risiko sedang.
"Sementara untuk kelurahan zona merah tidak ada," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru, Arnaldo Eka Putra, Rabu (20/10).
Ia merinci, empat kelurahan yang berada di zona oranye di antaranya, Lembah Sari, Perhentian Marpoyan, Delima, dan Sidomulyo Barat.
Kemudian 27 kelurahan zona kuning diantaranya, Simpang Tiga, Simpang Baru, Tangkerang Timur, Tangkerang Barat, Lembah Damai, Maharatu, Rejosari, Sukamulya, Tangkerang Selatan, Tangkerang Tengah, Tuah Karya, Air Hitam, Kampung Bandar, Kampung Tengah, Labuh Baru Barat.
Kemudian Kelurahan Labuh Baru Timur, Meranti Pandak, Padang Bulan, Pematang Kapau, Pesisir, Rantau Panjang, Rintis, Sialang Sakti, Sri Meranti, Tangkerang Labuai, Umban Sari, dan Wonorejo.
"Untuk 15 kecamatan yang ada, seluruhnya sudah zona kuning. Dengan demikian juga Pekanbaru berstatus zona kuning," jelasnya.
Ia menyebut kasus positif covid-19 sudah landai. Saat ini tambahan kasus positif per hari dibawah 10 kasus. Arnaldo mengimbau masyarakat agar tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. "Karena dengan disiplin prokes bisa menghambat penyebaran covid-19. Kita harus tetap waspada," singkatnya.(ali)
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mendesak pengelola SPBU untuk aktif mengatur antrean bio solar yang meluber…
Rumah milik Camat Merbau Wan Jumiati di Jalan Rambutan, Kelurahan Teluk Belitung, hangus terbakar pada…
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…