Mahasiswa Unri Sulap Limbah Pelepah Sawit Jadi Produk Kerajinan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Mahasiswa Universitas Riau (Unri) berkreasi dengan menciptakan kerajinan yang berasal dari pelepah kelapa sawit. Padahal, lazimnya hasil kerajinan tangan itu menggunakan pelepah kelapa, Kamis (20/6). ‘’Ini salah satu kegiatan progam kreativitas mahasiswa Unri di bidang pengabdian masyarakat yang berhasil lolos dan didanai seluruh programnya,’’ kata Ketua Mira Riati kepada Riau Pos.
Keempat mahasiswa tersebut adalah Mira Riati selaku ketua dan anggota Nurina Nisa, Ria Faradilla, Shera Nur Izzah dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Akuntansi dengan dosen pembimbing Dr Novita Indrawati.
Penggunaan pelepah sawit ini pun, lanjut Mira, sekaligus memberdayakan masyarakat terkhusus di Desa Alam Panjang, Kabupaten Kampar. ‘’Ditambah potensi di sana banyak kebun sawit. Pelepah yang biasanya hanya dibuang, ditimbun bahkan dibakar, ternyata bisa dimanfaatkan,’’ ujarnya. Bersama ibu-ibu yang tergabung dalam PKK, kata Mira, rata-rata tidak memiliki pekerjaan sampingan untuk menghasilkan pendapatan lebih dari pembuatan kerajinan pelepah sawit itu, selain menunjang perekonomian keluarga, juga bisa menjadi produk bernilai jual tinggi. ‘’Itu berupa lampu tidur, tempat tisu, vas bunga, hiasan dekorasi dinding serta piring dari lidi sawit,’’ tambahnya.
Sementara untuk pemasaran, dilakukan dengan dua cara, yakni langsung menjual ke daerah sekitar dan tidak langsung melalui media sosial Facebook guna menjangkau konsumen lebih luas lagi. Melalui pelatihan ini diharapkan masyarakat terutama ibu-ibu bisa mandiri. ‘’Mulai dosen, mahasiswa itu kami tawarkan juga. Ke depan bakal mencari mitra untuk penjualan produk kerajinan agar banyak masyarakat luas yang tahu,’’ ucapnya.
Kenapa kelapa sawit, Mira menuturkan, kedekatan bahan baku yang mudah didapatkan dari Desa Alam Panjang secara gratis. ‘’Tidak memerlukan modal untuk mendapatkan bahan baku. Melalui pelatihan, pendampingan dan pemantauan ke depan diharapkan program ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat,’’ tuturnya.(*1/c)
Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…
Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…
Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…