Categories: Pekanbaru

Kemenag Keluarkan Edaran Qimat Zakat Fitrah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh Kantor Urusan Agama (KUA), Badan Amil Zakat hingga pengurus masjid seluruh Kota Pekanbaru. Edaran tersebut terkait Qimat Zakat Fitrah 1443 hijriah.

Kepala Kantor Kemenag Ko­ta Pekanbaru Drs H A Karim menyebutkan, surat edaran tersebut menindaklanjuti surat dari Kanwil Kemenag Provinsi Riau dengan nomor B-238/Kw.04.6/4/BA.03.2/4/2022 tanggal 6 April 2022 tentang Kisaran Harga Zakat Fitrah 1443 Hijriah/2022 Masehi. Surta itu juga sebagai upaya keseragaman Qimat Zakat Fitrah dalam Kota Pekanbaru.

"Zakat Fitrah dilaksana­kan sesuai ketentuan hukum fiqih yaitu, satu sha’in gandum atau makanan sejenis yang mengenyangkan atau setara dengan 10 kaleng susu cap nona. Yang apabila diukur timbangannya,setara seberat 2,5 kg. Apabila diukur dengan uang, maka dibayar seharga beras di pasar waktu zakat fitrah ditentukan," jelas Karim.

Kemenag Kota Pekanbaru mengambil patokan harga beras pasaran dalam Kota Pekanbaru melalui data dari Disperindag Provinsi Riau maupun Disperindag Kota Pekanbaru. Data ini diambil dari harga pekan pertama Ramadan. Lewat rujukan tersebut, maka uang zakat fitrah akan berkisar antara Rp25 ribu sampai Rp37.500 per orang, sesuai dengan jenis beras yang dikonsumsi pembayar zakat fitrah.

Sekadar informasi, harga beras pada pekan pertama Ramadan 1443 Hijriah untuk jenis paling mahal di pasaran adalah beras Solok dengan harga Rp15 ribu per kilogram. Sementara harga termurah adalah beras Belida atau Topi Koki sebesar Rp11.500 per kilogram.

Dalam edarannya, Kemenag Kota Pekanbaru juga memberikan acuan beras Bulog yang menjadi jenis beras termurah yang dikonsumsi masyarakat Pekanbaru yaitu Rp10 ribu per kilogram.

Berkenaan masih dalam situasi Pandemi Covid-19, Kemenag Kota Pekanbaru juga mengimbau dalam pelaksanaan pembayaran maupun pendistribusian zakat fitrah hendaknya dilakukan dengan memperhatikan pedoman protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Seluruh amil zakat maupun masyarakat diminta untuk tetap menghindari kontak langsung seperti berjabat tangan, hingga disarankan untuk menggunakan layanan perbankan dalam penerimaan zakat.(yls)

Laporan HENDRAWAN, Kota

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago