Categories: Pekanbaru

Pemko Upayakan Kontrak Kerja Sama dengan Daerah Penghasil

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan melakukan langkah untuk menanggulangi kenaikan harga bahan pokok. Pasalnya, bahan pokok di Kota Bertuah ini cenderung terjadi lonjakan harganya.

Pemko Pekanbaru, juga sudah melakukan rapat dengan Kemendagri dalam hal penanganan inflasi. Sebagai tindak lanjutnya, Pemko Pekanbaru segera melakukan rapat dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mencari solusi kenaikan-kenaikan harga bahan pokok.

Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengatakan bahwa pihaknya akan membicarakan dengan OPD terkait untuk mencarikan solusi kenaikan harga tersebut. Kenaikan sejumlah bahan pokok perlu segera disikapi dengan serius. Agar dapat stabil kembali.

”Rencana akan lakukan rapat dengan OPD terkait untuk mencarikan solusi-solusi kenaikan harga-harga bahan pokok ini,” ujar Indra, Selasa (20/2).

Rencananya dalam penanganan dan antisipasi kenaikan harga tersebut, Pemko Pekanbaru akan bekerja sama dengan daerah penghasil. ”Mungkin kami akan kontrak kerja sama dengan daerah lain, tetapi kami bantu subsidi untuk transportasinya,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, untuk kontrak kerja sama subsidi transportasi tersebut, Pemko Pekanbaru akan menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Pemko Pekanbaru akan mencoba menggunakan BTT untuk menyubsidi transportasi bahan pokok dari daerah penghasil ke Kota Pekanbaru.

”Kita sudah dapat arahan dari Walikota untuk mencarikan solusi-solusi terkait kenaikan harga itu. Salah satunya kita akan coba gunakan dana BTT itu subsidi transportasi,” tambah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru, Zulhelmi Arifin.

Menurutnya, menjelang bulan puasa ini pemerintah harus menyiapkan langkah-langkah agar kenaikan harga bahan pokok dapat terkendali. Ia berharap, dengan upaya-upaya yang dilakukan Pemko Pekanbaru dapat menjaga ketersediaan stok bahan pokok sekaligus juga harga yang terkendali.

”Jadi BTT ini kita usulkan salah satunya untuk subsidi transportasi bahan pokok dari daerah penghasil ke Kota Pekanbaru. Semoga dengan adanya subsidi ini, harga bahan pokok di Pekanbaru tidak jauh berbeda dengan daerah penghasil,” tutupnya.(ilo)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tinggal Tunggu SK Mendagri, 19 Desa di Rohul Siap Naik Status

Sebanyak 19 desa persiapan di Rohul tinggal menunggu penetapan kode desa dari Mendagri untuk menjadi…

3 jam ago

30 Ton Ikan Mati, DPRD Minta DLH Transparan Soal Sungai Tapung

DPRD Kampar mendesak DLH segera merilis hasil uji dugaan pencemaran Sungai Tapung setelah 30 ton…

3 jam ago

BPNT Segera Cair di Meranti, 41 Ribu KK Masuk Daftar Penerima

Sebanyak 41 ribu KK di Meranti akan menerima BPNT berupa beras dan minyak. Jumlah penerima…

3 jam ago

Mulai Jumat Ini, ASN Kuansing Kerja dari Kecamatan, Wajib Naik Sepeda!

Pemkab Kuansing terapkan WFH tiap Jumat mulai 24 April. ASN bekerja di kantor camat sesuai…

3 jam ago

146 Peserta Berebut Beasiswa Penuh YPCR 2026, Ini Tahapan yang Harus Dilewati

146 peserta mengikuti seleksi Beasiswa YPCR 2026 di PCR Pekanbaru. Dari 732 pendaftar, hanya sebagian…

4 jam ago

PTPN IV Juara! Turnamen Tenis Regional III 2026 Ditutup Meriah

Turnamen Tenis Piala PTPN IV 2026 di Pekanbaru berakhir meriah, diikuti ratusan peserta dan jadi…

1 hari ago