tangani-bencana-call-center-siaga-24-jam
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Partisipasi masyarakat Kota Pekanbaru dalam menghadapi bencana sangat diharapkan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekanbaru menyiapkan call center yang siaga 24 jam merespon laporan masyarakat.
Call center tempat masyarakat dapat melaporkan jika terjadi peristiwa bencana di BPBD Kota Pekanbaru ada dua. Yakni pada nomor 08117651464 untuk laporan kebencanaan seperti banjir dan kebakaran hutan dan lahan. Dan untuk laporan terkait Covid-19 di 08117651494.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Pekanbaru Zarman Chandra kepada Riau Pos, akhir pekan lalu menyampaikan, pihaknya sudah melakukan persiapan, baik sarana dan prasarana maupun personel untuk penanganan bencana.
"Dalam rangka menghadapi cuaca ekstrem, kadang panas dan tiba-tiba hujan turun, kami sudah menyampaikan imbauan dan sosialisasi," jelas dia.
Dia melanjutkan, pihaknya memerlukan partisipasi aktif masyarakat untuk melaporkan kejadian bencana agar respon cepat bisa dilakukan. "Yang terpenting masyarakat Pekanbaru harapan kami tolong disampaikan. Bila menemukan kejadian banjir ataupun kebakaran lahan silahkan melaporkan melalui call center kami. Di nomor 08117651464 untuk laporan kebencanaan seperti banjir dan kebakaran hutan dan lahan. Dan untuk laporan terkait Covid-19 di 08117651494," urainya.
Pada call center tersebut personel BPBD Kota Pekanbaru siaga 24 jam penuh. "Apa yang jadi keluhan masyarakat akan kami respon," katanya.(ali)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…