tiga-wanita-penari-direhab-di-bnnk
PEKANBARU(RIAUPOS.CO) — PASCA diamankan pada, Sabtu (18/1) malam oleh jajaran Polresta Pekanbaru, tiga wanita penari yang terbukti positif konsumsi narkoba telah diserahkan ke Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru pada, Senin (20/1).
Kapolres Pekanbaru AKBP Nandang Mu’min Wijaya kepada Riau Pos mengatakan, penyerahan telah berlangsung pada Senin pagi (kemarin) yang diwakilkan oleh jajaran Satresnarkoba.
"Tiga wanita itu diketahui berinisial RS (21), NV (23) dan DD (22) konsumsi methapethamin," ulasnya.
Saat ditanya perihal indikasi transaksi narkotika di KTV Dragon, Nandang sampaikan masih dalam penyelidikan.
"Masih kami lakukan penyelidikan. Apakah terha- dap tiga wanita itu mendapat dari luar lalu dikonsumsi ataukah dari dalam," ucapnya.
Sementara itu, menurut pengakuan tiga wanita, dikatakan Nandang dirinya tidak mengetahui perihal konsumsi narkoba.
"Jadi, wanita itu bilang hanya konsumsi alkohol. Tidak tau kalau di dalamnya ada methapethamin. Itu yang masih diselidiki dan kepada mereka dilakukan rehab ke BNNK Pekanbaru," ungkapnya.
Terpisah, Kasi Rehabilitasi BNNK Pekanbaru pun membenarkan pihaknya telah menerima pasien rehabilitasi dari Satresnarkoba Polresta Pekanbaru. "Tiga wanita itu telah kami terima dan sudah selesai assessment. Jika di total dari Polresta 15 pasien rehab," ungkapnya.
Diuraikannya, tiga pasien wanita itu konsumsi ekstasi. Katanya, coba pakai.(ksm)
Laporan: SOFIAH
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…