Categories: Pekanbaru

Lahan Gambut yang Telah Dikonversi Harus Dikembalikan

DURI (RIAUPOS.CO) – Penggiat lingkungan sekaligus Ketua Gempal (Generasi Muda Peduli Alam dan Lingkungan) Riau H Selamat Simamora di Duri, Sabtu (17/8) lalu menegaskan, lahan-lahan gambut yang telah dikonversi menjadi lahan perkebunan maupun HGU dan HTI di daerah ini harus dikembalikan.

“Banyak lahan gambut di Riau yang telah dikonversi menjadi lahan perkebunan,  HGU, maupun HTI. Hal itu membuat area tangkapan air tersebut punah. Salah satu akibatnya adalah kebakaran di lahan gambut yang hampir tiap tahun menghantui Riau,” sebutnya.

Sempena memperingati HUT ke-74 kemerdekaan RI, Simamora minta semua pihak terkait meninjau semua kebijakan mereka yang telah membiarkan konversi lahan gambut menjadi lahan perkebunan maupun HGU dan HTI.

“Sesuai konvensi internasional, lahan gambut itu sebetulnya sangat tidak boleh dikonversi. Namun sayangnya,  konversi itu telah berlangsung sejak lama. Anehnya lagi, yang menandatangani pengalihfungsian lahan gambut itu adalah oknum pejabat pemerintah kita juga,” ujarnya lagi.

Ditambahkannya, munculnya berbagai musibah di negeri ini, antara lain wabah kabut asap karena kebakaran lahan dan hutan, tidak terlepas dari perbuatan tangan manusia yang kebanyalan jahil.

“Konversi lahan gambut merupakan contoh nyata betapa manusia itu suka sekali membuat kerusakan. Lahan gambut yang dikonversi jadi kering dan rentan terbakar di musim kemarau. Untuk memadamkannya sangatlah sulit. Miliaran dana harus dikeluarkan untuk itu. Apalagi kalau harus membuat hujan buatan yang biayanya tidak murah,” paparnya.

Karena hampir tiap kemarau selalu terjadi kebakaran lahan gambut di beberapa tempat di Riau, Simamora minta semua pihak terkait bisa mengembalikan status lahan gambut yang telah dikonversi tersebut.

“Kita juga minta pemerintah menyelamatkan daerah aliran sungai (DAS) di Riau yang juga telah banyak dialihfungsikan. Selain itu, pemerintah pun kita tuntut untuk tidak mengabaikan kegiatan penghijauan,” pungkasnya.(sda)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

2 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

2 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago