PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Usianya masih remaja. Namun, siapa sangka pria bernama RES (17) berani merampas HP milik anak pemilik warung. Modusnya dengan berpura-pura belanja di Kedai Pati Santan Tunas Baru, Jalan Sepakat, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.
Kapolres Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya diwakili Kasat Reskrim Kompol Awalludin Syam dan Kapolsek Tenayan Raya Kompol M Hanafi saat ekspose mengatakan, peristiwa itu pada Kamis (2/7) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Saat pelapor sedang istirahat di ruang tengah rumahnya. Sementara anak korban, Dini (15) sedang berjaga di warung santan miliknya.
"Tiba-tiba korban dikagetkan dengan suara teriakan anaknya, yang mengatakan jambret. Pelaporan pun bergegas menghampiri anaknya. Ternyata, handphone (HP) milik anaknya telah dirampas oleh pelaku dan kabur menggunakan sepeda motor jenis Honda Scoopy warna merah-hitam," jelasnya yang didampingi Kanit Reskrim Iptu Efrin J Manullang.
Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu unit handphone merek Vivo Y15 dengan kerugian mencapai Rp2,4 juta. Selanjutnya tim opsnal melakukan penangkapan terhadap pelaku.
"RES diamankan di rumahnya, di Jalan Gunung Semeru, Tangkerang Timur, Tenayan Raya, Ahad (12/7). Hasil pemeriksaan RES merupakan residivis dengan kasus yang sama. Dan baru keluar bulan April lalu," ujarnya.
RES pun mengakui perbuatannya. "Sudah empat kali menjambret," sebut lulusan sekolah dasar itu.
Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.