dprd-minta-proses-ppdb-berjalan-lancar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru H Ervan meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru memastikan proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) sistem online dapat berjalan sebagaimana mestinya, tanpa ada yang merasa dirugikan. Begitu juga dengan PPDB yang dibuka secara manual oleh pihak sekolah.
Jadwal PPDB untuk tingkat SD akan berlangsung 20-25 Juni. Lalu dilanjutkan PPDB online untuk tingkat SMP pada 27 Juni hingga 2 Juli 2022.
Untuk sistem online, ditegaskannya supaya jaringan dapat berfungsi dengan baik. "Yang paling penting di sini, masalah zonasi harus menjadi perhatian khusus Disdik Pekanbaru. Sebab selama ini, zonasi ini selalu menjadi persoalan setiap tahun," ujar politisi Gerindra ini kepada wartawan.
Untuk kepastian ini juga, ditegaskan Ervan juga bahwa, pihaknya sudah memanggil pihak Dinas Pendidikan. "Kami sudah panggil Disdik hearing masalah ini. Sekali lagi kami tegaskan, jangan sampai anak-anak dirugikan gara-gara kebijakan Disdik. Pastikan semuanya berjalan dengan lancar," tegasnya.
Lebih lanjut disampaikan, beberapa masukan Komisi III DPRD selaku mitra kerja yang membidangi pendidikan, mengenai adanya kesiapan Panpel di setiap sekolah. Hal ini untuk mengantisipasi, jika ada calon siswa-siswi yang gagal mendaftar secara online, karena keterbatasan pengetahuan teknologi.
Politisi Partai Gerindra ini sebenarnya tidak terlalu khawatir, mengenai daya tampung untuk tingkat SD. Termasuk halnya soal zonasi. Karena akan banyak SD Negeri yang siap menampung siswa-siswi baru, bila dibanding ketersediaan SMPN di Kota Pekanbaru ini.
Hanya saja, tinggal teknisnya saja yang harus disiapkan masing-masing sekolah. Yang jelas, karena PPDB ini pekerjaan setiap tahunnya, harusnya Disdik bisa lebih baik pelaksanaannya dari tahun ke tahun.
"Itu bagi para orangtua yang sulit mendaftarkan anaknya secara online, kami sarankan bisa langsung ke sekolahnya. Jika tidak dilayani, segera lapor ke DPRD, kami akan tindaklanjuti," sebutnya.
Lebih dari itu, H Ervan juga meminta masyarakat yang ingin memasukkan anaknya sekolah tahun ini, jika memang sekolah negeri jauh dari rumah atau hal lainnya, masih ada pilihan sekolah swasta.
"Saran kami, semua anak-anak kita wajib sekolah. Jangan sampai tidak bersekolah," pintanya.(gus)
Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…
Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…
Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…
Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…
Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…
Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…