Categories: Pekanbaru

Kawal Perbaikan Jalan Telukkuantan-Rengat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi Riau telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan lintas provinsi, yang terdapat di beberapa kabupaten/kota. Salah satu yang masuk ke dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) adalah perbaikan jalan provinsi di daerah Telukkuantan ke arah Cerenti di Kabupaten Kuantan Singingi dan Tugu Patin Rengat di Kabupaten Indragiri Hulu.

Hal ini sebagaimana dikatakan Anggota DPRD Riau daerah pemilihan (dapil) Kuantan Singingi-Indragiri Hulu, Mardianto Manan kepada Riau Pos, Ahad (19/6). Dikatakan Mardianto, kondisi jalan provinsi dari Telukkuantan-Cerenti-Tugu Patin Rengat saat ini mengalami kerusakan 40 persen lebih.

"Kondisinya mendekati 40 persen lebih rusak parah. Ya, kita sudah anggaran kemaren 1,5 kilometer dari APBD Provinsi. Cuman memang tidak semuanya terakomodir dengan dana segitu," ucap Mardianto.

Dijelaskan dia, adapun yang dimaksud 1,5 kilometer perbaikan jalan yang dianggarkan bukanlah satu lajur saja. Akan tetapi, dari akumulasi total panjang jalan mendapat jatah perbaikan sepanjang 1,5 km. Artinya, setiap titik yang rusak akan diperbaiki dengan mengambil kuota total sepanjang 1,5 km.

"Artinya 1,5 km ini tidak sambung menyambung. Misal di satu titik ini rusak, diambil 100 meter. Berapa sisa? Itu jatah perbaikan jalan provinsi dari jalur Taluk-Cerenti-Simpang Patin ini," terangnya.

Diakui dia, jatah sebanyak 1,5 km tidak mencukupi untuk perbaikan seluruh jalan rusak di jalur yang masuk kedalam tanggung jawab provinsi. Namun begitu, dia memastikan bakal terus mengawal rencana perbaikan melalui APBD provinsi. Termasuk juga dengan pengerjaan perbaikan yang saat ini telah termaktub kedalam APBD Provinsi Riau tahun anggaran 2022.

Ditanya soal proses pengerjaan, dari hasil koordinasi dengan pihak terkait, perbaikan Jalan Taluk-Cerenti-Tugu Patin Rengat sudah masuk kedalam proses lelang. Dia berharap pihak LPSE dan UPT terkait benar-benar selektif dalam melaksanakan proses tender. Sebab, dia tidak ingin jalan yang telah diperbaiki melalui APBD gampang rusak.

"Artinya, kalau melalui proses tender, maka perusahaan yang mengerjakan adalah terbaik dari yang terbaik. Karena proses tender itukan misalnya ada yang masuk 10 perusahaan. Kemudian diadu lagi sisa 7. Diadu lagi sisa 5. Sampai nanti tersisa 1 perusahaan. Artinya apa, ini terbaik dari yang terbaik. Jangan setelah dikerjakan, baru beberapa bulan rusak. Ini akan kami kawal terus," pungkasnya.(nda)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago