Penjabat Wali Kota, Muflihun
PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Pekanbaru Muflihun, mengimbau agar masyarakat tidak percaya hoaks selama tahapan Pilwako 2024. Ia menyebut kabar bohong itu bisa memicu permasalahan di tengah persiapan helat pesta demokrasi ini.
“Jangan mudah percaya kabar hoaks, itu busa memecah belah masyarakat pada momen pilwako kali ini,” terang Uun panggilan akrab Muflihun Jumat (19/4).
Dirinya pun mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpancing isu jelang momen Pilwako Pekanbaru. Ia menyadari di tengah masyarakat sudah bermunculan sejumlah bakal calon yang maju dalam konstestasi Pilwako Pekanbaru.
Muflihun tidak ingin ada oknum yang memanfaatkan kondisi ini dengan menghasut satu sama lain. Mereka menyebarkan informasi hoaks dengan saling menjatuhkan satu sama lain.
“Padahal kita semua tentu ingin nantinya terpilih wali kota terbaik pilihan masyarakat, maka dalam pilwako bersainglah secara sehat,” tegas Pj Wako.
Mereka bisa melaporkan ke aparat hukum ketika mendapat oknum yang menyebar informasi hoaks. Ia mengajak masyarakat untuk semakin cerdas untuk menyaring informasi yang beredar selama momen pilwako ini.
“Kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat, agar melaporkan informasi hoaks, agar persaingan dalam pilwako berjalan sehat,” ujarnya. Tahapan Pilwako Pekanbaru tahun 2024 sudah bergulir. Pemungutan suara pada Pilwako 2024 berlangsung pada 27 November 2024.(ilo)
Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…
DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…
Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…
Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…