tim-gabungan-terus-bergerak-tertibkan-warga-pekanbaru-yang-membandel
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tim gabungan TNI dan Polri bersama Satpol PP Kota Pekanbaru, Dinas Perhubungan, dan BPBD melaksanakan razia terkait penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Pekanbaru, Senin (20/04/2020) malam.
Kawasan zona merah di Kota Pekanbaru menjadi sasaran, seperti arah Tenayan Raya di sekitar Kecamatan Bukit Raya dan wilayah Panam.
Giat langsung dipimpin Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mumin Wijaya. Dia bahkan langsung membubarkan kelompok masyarakat yang berkumpul di pinggir jalan serta tidak menggunakan masker. Tidak hanya situ, warga yang masih berkerumun juga langsung diberi surat teguran. Puluhan surat teguran sudah dikeluarkan polisi pada Senin malam.
Ratusan anggota tim gabungan memulai giatnya dengan apel di Mal Pelayanan Publik Kota Pekanbaru, Jalan Sudirman, dan bergerak menuju Jalan Imam Munandar, Kecamatan Harapan Raya.
Pantauan Riaupos.co Senin malam, aktivitas masyarakat di malam keempat penerapan PSBB di Kota Pekanbaru tampak ramai. Bahkan masih ada yang berkumpul di warung kaki lima sembari minum kopi dan bercengkerama dalam kumpulan ramai.
“Jangan kumpul lagi, ayo pulang ke rumah masing-masing, lebih aman dan selamat. Apalagi ada yang tak bawa masker,” tegas Kapolresta kepada kerumuman yang ditemuinya.
Tim berlanjut melakukan giat dengan mencari pusat kerumuman warga, salah satunya seperti di depan Swalayan Mama Jalan Imam Munandar. Tampak petugas memberhentikan kendaraan roda dua yang berboncengan dan tidak menggunakan masker, serta memeriksa kendaraan roda empat yang memuat penumpang lebih dari 50 persen.
Tim kemudian bergerak menuju kawasan Panam. Di sana, tim gabungan melakukan patroli sepanjang jalan dari Imam Munandar menuju Jl Soekarno-Hatta dan masuk ke Jl Soebrantas. Tim memberi peringatan kepada masyararakat yang masih kumpul-kumpul.
Di depan SPBU tak jauh dari Ponpes Babussalam, tim gabungan menurunkan beberapa anggotanya dan terus melakukan penertiban hingga di u-turn depan Jl Putri Tujuh. Di sana mereka terus memantau masyarakat dan meminta mereka segera kembali ke rumah jika tak ada hal yang sangat penting yang harus dilakukan di luar rumah.
Hingga berita ini diturunkan giat masih berlangsung dan petugas memberikan surat teguran bagi masyarakat yang melanggar peraturan. Sebagian anggota tim lainnya terus bergerak menuju arah perbatasan dengan Kabupaten Kampar.
Laporan: Bayu Saputra (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun
Kompensasi bagi 142 nelayan terdampak pencemaran Sungai Tapung mulai direalisasikan. Nelayan berharap pemulihan lingkungan segera…
Kapolda Riau menjenguk korban dugaan pengeroyokan di RS Bhayangkara dan menegaskan proses hukum akan dilakukan…
Sidang dugaan korupsi Perumda BPR Indra Arta Inhu memasuki tahap replik. Satu terdakwa meninggal dunia…
Perbaikan jalan menyebabkan kemacetan panjang di perbatasan Riau-Sumbar dan Km 35 Pekanbaru-Bangkinang. Pengendara diminta mengatur…
Kuansing sukses menjadi tuan rumah MTQ Riau 2026 dan meloloskan lima qori-qoriah untuk memperkuat kafilah…
Pemko Pekanbaru mencatat masih ada 3.350 kursi kosong di 108 SD Negeri usai pengumuman SPMB…