Categories: Pekanbaru

Mantan Napiter di Riau Ikuti Upacara Kemerdekaan, Tegaskan Komitmen pada NKRI

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) Sebanyak 32 Eks Napiter Riau mengikuti Upacara Bendera dalam rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, 17 Agustus 2025.

Mereka diundang masing-masing kepala daerah seperti Walikota Pekanbaru dengan diikuti 13 orang Eks Napiter, Kabupaten Kampar 13 Eks Napiter, dan 6 orang Eks Napiter di Kabupaten Bengkalis. Mereka masing-masing diundang oleh kepala daerah dan mengikuti proses detik-detik proklamasi Republik Indonesia.

Salah seorang eks napiter JI asal Kabupaten Bengkalis, Ikhsan Alghozali yang mengikuti upacara di Kantor Camat Bathin Solapan mengatakan setelah mengikuti upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, dirinya merasa lebih mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan merasa lebih dekat dengan masyarakat serta Pemerintah Provinsi Riau.

“Tahun ini lebih membangkitkan jiwa kebangsaan dan NKRI di dalam darah. Banyak pelajaran yang diambil, seperti lebih dekat dengan Gubernur dan membuat kita kembali ke jati diri kemerdekaan,” katanya.

Ikhsan Alghozali menambahkan, saat ini dirinya telah kembali ke Merah Putih dan merasa bertanggung jawab atas kesalahan masa lalu serta siap untuk memberikan masukan dan saran dalam memerangi paham radikalisme. Dia pun mengajak kepada masyarakat yang saat ini sedang terpapar agar bisa membuka diri dan mengubah pandangan terhadap NKRI.

Pasca pelepasan baiat serentak pada September tahun lalu, eks Jamaah Islamiyah di Provinsi Riau juga mengikuti upacara kemerdekaan Republik Indonesia di masing-masing pondok pesantren yang dulunya terafiliasi paham radikal kelompok Jamaah Islamiyah yang tersebar di beberapa kabupaten di Provinsi Riau, yakni Kabupaten Inhu dan Kabupaten Kampar.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Densus 88, Polda Riau, dan berbagai stakeholder terkait dalam upaya deradikalisasi yang komprehensif. Program deradikalisasi yang dilakukan tidak hanya mengandalkan pendekatan dari pihak keamanan, namun juga memerlukan kesadaran penuh dari para eks napiter itu sendiri untuk kembali ke jalan yang benar dan menerima nilai-nilai Pancasila serta NKRI.

Di Pekanbaru, upacara dilaksanakan di Kantor Walikota Pekanbaru dengan melibatkan 13 orang yang terdiri dari 6 orang kelompok Eks-Napiter AD dan 7 orang kelompok Eks-Napiter JI serta Eks-JI.

Sementara di Kampar, upacara berlangsung di Lapangan Pelajar, Bangkinang Kota dengan peserta 13 orang yang terbagi dalam 5 orang kelompok Eks-Napiter AD dan 8 orang kelompok Eks-Napiter JI serta Eks-JI.

Di Bengkalis, upacara digelar di Kantor Camat Bathin Solapan dengan dihadiri 6 orang dari kelompok Eks-Napiter JI dan Eks-JI wilayah Bengkalis.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho memberikan apresiasi terhadap kehadiran para eks napiter dalam upacara kemerdekaan. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran teman-teman eks napiter dalam momen bersejarah ini. Ini menunjukkan komitmen mereka untuk kembali kepada nilai-nilai kebangsaan dan NKRI,” ujar Agung.

Agung menekankan bahwa tahapan deradikalisasi yang efektif harus dimulai dari kesadaran internal para eks napiter sendiri. “Proses deradikalisasi tidak bisa dipaksakan dari luar. Harus ada kesadaran dari mereka untuk berubah dan menerima nilai-nilai kebangsaan. Kegiatan seperti upacara kemerdekaan ini menjadi momen penting untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan mempererat persaudaraan dengan masyarakat,” tambahnya.






Reporter: Redaksi Riau Pos Riau Pos

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

23 jam ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

2 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

2 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

2 hari ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

3 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

3 hari ago