Categories: Pekanbaru

Kasus Bos Travel Aniaya Pelayan Kafe Didalami

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pada 16 Juni 2021 lalu, seorang pengusaha salah satu travel umrah di Pekanbaru, berinisial D bersama beberapa rekannya dilaporkan ke Polresta Pekanbaru. Pasalnya, bos salah satu travel umrah tersebut telah melakukan penganiayaan terhadap seorang pelayan kafe bernama Jevi Marten berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman.

Bahkan, aksi pemukulan yang dilakukan oleh D sendiri terekam kamera CCTV kafe. Di mana korban Jevi Marten selaku pelayan kafe terlihat ditampar seorang pria (D) yang tiba-tiba berdiri dari tempat duduknya.

Kejadian berawal saat D bersama rekan-rekannya duduk minum di kafe tersebut. Sementara waktu tutup kafe sudah lewat, dan juga ditambah Pemko Pekanbaru sedang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro.

Menurut keterangan kuasa hukum Jevi Marten, Taufik Tanjung SH MH, kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Polresta Pekanbaru dan saat ini masih terus berlanjut. ’’Kasusnya masih terus berlanjut, dan polisi saat ini tengah melakukan pemanggilan kepada pelaku,’’ ujar Taufik Tanjung kepada Riau Pos, Ahad (18/7).

Dijelaskannya, pada waktu itu kafe mau tutup, kemudian Jevi (pelayan) memberitahu kepada D dan rekan-rekannya. Tetapi, D dan teman-temannya masih tetap duduk. Selanjutnya, Jevi pun mematikan lampu kafe. Namun, D tidak terima, kemudian di sana terjadi pemukulan oleh D dan beberapa rekannya.

Melihat pekerjanya terlibat keributan, pengelola kafe berusaha menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dan duduk bersama. Ternyata D masih tidak terima, lalu bangkit dari tempat duduknya dan kembali memukul korban. ’’Korban (Jevri) sudah divisum,’’ jelas Taufik.

Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H Nandang Mu’min Wijaya mengatakan masih dalam proses pemeriksaan. ’’Proses sidiknya masih lanjut,’’ ujar Kombes Pol H Nandang.(dof)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Sidak Bapanas di Pekanbaru Temukan Minyakita Dijual Jauh di Atas HET

Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…

7 jam ago

Atasi Banjir Pekanbaru, Dewan Minta Pemko Fokus ke Saluran Pembuangan

DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.

7 jam ago

Didukung Tokoh Riau, Prof Firdaus Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unri

Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…

7 jam ago

TKA Susulan Digelar 11-14 Mei, Ratusan Siswa Rohil Belum Selesai Ujian

Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…

8 jam ago

Sapi Kurban Presiden untuk Bengkalis Dibanderol Rp96 Juta

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…

9 jam ago

Razia PETI di Kuansing, 10 Rakit Penambang Emas Ilegal Dibakar Polisi

Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…

9 jam ago