Categories: Pekanbaru

Agung Minta Seluruh Pedagang Pasar Ramayana Di-swab Massal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 baru saja mengumumkan penambahan klaster Bank BRI. Dimana, data per Jumat (19/6/2020) ada penambahan delapan pasien positif dari klaster tersebut.

Hingga saat ini, total pasien positif Covid-19 di Riau menjadi 142 dari sebelumnya 134 orang.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi V DPRD Riau yang membidangi persoalan kesehatan, Agung Nugroho meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melakukan tes swab massal terhadap siapa saja yang diduga pernah melakukan kontak dengan pasien positif klaster Bank BRI. Tidak terkecuali pedagang yang ada di Pasar Ramayana. 

Karena dari informasi yang ia dapat, sebelum pasien pertama dinyatakan positif, ada banyak masyarakat melakukan transaksi di bank yang terletak di bilangan Jalan Sudirman tersebut. Termasuk pedagang pasar.

"Informasi yang kami tanyakan ke pihak gugus tugas bahwa memang ada banyak masyarakat yang beraktivitas di bank tersebut sebelum pasien pertama dinyatakan positif. Sekarang muncul lagi penambahan kasus positif dari klaster yang sama. Tidak tertutup kemungkinan masyarakat yang pernah bertransaksi disana ikut tertular," sebut Agung kepada Riaupos.co, Jumat (19/6/2020).

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Riau ini khawatir, jika pedagang pasar tidak cepat dilakukan tes swab, maka kemungkinan penyebaran virus bisa akan sangat cepat. Mengingat Pasar Ramayana sendiri tetap buka seperti biasa. 

"Jangan nunggu lama. Segera lakukan tracking terhadap orang yang kontak dengan pasien klaster Bank BRI. Kemudian untuk mengantisipasi lakukan swab massal kepada pedagang Pasar Ramayana. Karena dengan kondisi pasar yang tetap beraktivitas seperti biasa, jumlah masyarakat tentu akan sangat banyak," pungkasnya.

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Sidak Bapanas di Pekanbaru Temukan Minyakita Dijual Jauh di Atas HET

Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…

3 jam ago

Atasi Banjir Pekanbaru, Dewan Minta Pemko Fokus ke Saluran Pembuangan

DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.

3 jam ago

Didukung Tokoh Riau, Prof Firdaus Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unri

Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…

3 jam ago

TKA Susulan Digelar 11-14 Mei, Ratusan Siswa Rohil Belum Selesai Ujian

Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…

4 jam ago

Sapi Kurban Presiden untuk Bengkalis Dibanderol Rp96 Juta

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…

5 jam ago

Razia PETI di Kuansing, 10 Rakit Penambang Emas Ilegal Dibakar Polisi

Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…

5 jam ago