maling-di-tempat-kerja-house-keeping-rumah-sakit-ditangkap
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aksi DS (23) terbilang nekat. Karyawan bidang house keeping ini berani maling di rumah sakit tempatnya bekerja. Pengakuannya pun bikin geleng-geleng, hasil penjualan barang curian tersebut digunakan untuk modal judi slot.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Dr Pria Budi SIK MH melalui Kasat Reskrim Kompol Andrie Setiawan SH SIK menjelaskan, perbuatan pelaku terungkap setelah adanya laporan dari rumah sakit tempat pelaku bekerja. Ternyata aksi pelaku terekam CCTV rumah sakit tersebut.
''Tim Resmob Jembalang Satreskrim Polresta Pekanbaru telah mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) dengan pelaku berinisial DS (23). Dia merupakan karyawan house keeping di rumah sakit swasta di Kota Pekanbaru. Aksinya diketahui setelah adanya rekaman CCTV,'' ujar Kompol Andrie Setiawan memberikan keterangan pada Kamis (18/5/2022).
Kompol Andrie lebih lanjut menjelaskan, aksi curat yang dilakukan DS ini terjadi pada Selasa (17/5/2022). Saat itu pelaku berhasil mengambil AC, gas elpiji dan baterai yang merupakan barang inventaris rumah sakit tersebut. Kerugian akibat kelakuan DS ini ditaksir mencapai Rp77 juta. Barang-barang itu rencananya dijual pelaku dan uangnya untuk dijadikan modal judi slot.
''Keterangan dari pelaku, motifnya melakukan pencurian untuk dijual dan hasilnya digunakan untuk bermain judi slot,'' sebut Kompol Andrie.
Dari tangan tersangka Tim Resmob Jembalang Satreskrim Polresta Pekanbaru mengamankan barang bukti berupa 7 kotak batrai merek unipower vision, faktur, serta rekaman CCTV. Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP.
Laporan: Hendrawan Kariman (Pekanbaru)
Editor: Edwar Yaman
BI memperluas MDR QRIS 0 persen mulai 1 Oktober 2026. Merchant kecil hingga besar bebas…
Pemko Pekanbaru mendorong percepatan Jalan Lingkar dan Jembatan Siak V untuk memperkuat konektivitas serta membuka…
Bendera Merah Putih sepanjang 2 kilometer dibentangkan di Tepian Narosa Teluk Kuantan untuk menyemarakkan Pacu…
Rumbai Gowes Club membawa 19 peserta dalam Riau Pos Gowes Merdeka 2026 pada 30 Agustus.…
SPCP IPDN 2026 dibuka 18-30 Agustus. Putra-putri Meranti bisa mendaftar dengan memenuhi syarat usia, pendidikan,…
Sebanyak 10.987 napi di Riau mendapat remisi Kemerdekaan. Dari jumlah itu, 185 napi menerima Remisi…