Tim Medis Lapas Pekanbaru menyambangi napi yang sedang menderita sakit, Kamis (18/4/2024). (Lapas Kelas IIA Pekanbaru untuk riau pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tim Medis Lapas Kelas IIA Pekanbaru memastikan kesehatan seluruh warga binaan sebagai prioritas. Tidak hanya memastikan mereka sehat, tapi juga memberikan perhatian khusus bagi mereka yang sedang sakit.
Dokter Lapas Kelas II A Pekanbaru dr Sri Handayani menyebutkan, salah seorang napi mengidap kanker. Tidak hanya sakit kankernya saja yang diobati, namun asupan makanan juga diperhatikan.
”Ada warga binaan penderita kanker yang sulit menelan makanan. Jadi kita jemput bola, kita minta ke bagian dapur agar melakukan olah makanan agar pasien ini mudah menelan,” kata dr Sri, Kamis (18/4).
Pengolahan makanan bagi warga binaan, mulai dari pemotongan, pembersihan dan peracikan bumbu dilakukan oleh sesama warga binaan yang telah mendapatkan pelatihan. Maka petugas medis lapas langsung memberikan pengarahan untuk membuat dan mengolah agar disesuaikan dengan keperluan pasien.
Atensi khusus ini sendiri sesuai arahan Kepala Kanwil Kemenkumham Riau Budi Argap Situngkir. Argap mengarahkan agar seluruh warga binaan dan lapas mendapat pelayanan kesehatan terbaik tanpa terkecuali.
”Setiap warga binaan pemasyarakatan mendapatkan penanganan kesehatan yang baik. Ini kami harapkan menjadi perhatian bagi seluruh lapas dan rutan di Riau,” kata Argap.(end)
Pemko Pekanbaru kembali menggelar nobar final Piala Dunia 2026 di RTH Tunjuk Ajar Integritas. Acara…
Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan Mango Dragon Refreshments dengan dua varian minuman tropis premium. Nikmati hanya…
Satlantas Polres Pelalawan membagikan 250 paket makanan kepada pengendara yang terjebak antrean panjang akibat proyek…
Bupati Siak Afni menemui Wapres Gibran di Pekanbaru untuk memperjuangkan hak Dana Bagi Hasil daerah…
Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…
Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…