kasus-oknum-pengusaha-travel-aniaya-pelayanan-cafe-terus-berlanjut
PEKANBARU (RIAU POS.CO) – Pada tanggal 16 Juni 2021 lalu, seorang pengusaha travel umrah di Pekanbaru berinisial D bersama beberapa rekannya dipolisikan.
Pasalnya, bos salah satu travel umroh tersebut telah melakukan penganiayaan terhadap seorang pelayan Kafe bernama Jevi Marten berlokasi di Jalan Sudirman.
Bahkan, aksi pemukulan D ini sendiri terekam kamera CCTV Kafe. Di mana korban Jevi Marten selaku pelayan kafe tampak ditampar seorang pria yang tiba-tiba berdiri dari tempat duduknya.
Kejadian berawal saat D bersama rekan-rekannya duduk minum di kafe tersebut. Sementara waktu tutup kafe sudah lewat, dan juga ditambah Pemko Pekanbaru sedang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro.
Menurut keterangan Kuasa hukum Jevi Marten, Taufik Tanjung SH, MH kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Polresta Pekanbaru dan saat ini masih terus berlanjut.
"Kasusnya masih terus berlanjut, dan polisi saat ini tengah melakukan pemanggilan kepada pelaku," ujar Taufik Tanjung kepada RiauPos.co, Ahad (18/7/2021).
Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H Nandang Mu'min Wijaya mengatakan masih dalam proses pemeriksaan. "Proses sidiknya masih lanjut," ujar Kombes Pol H Nandang.
Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.
Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.
Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.
Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.
PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.
Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu