Categories: Pekanbaru

Cegah Tumpukan Sampah, DLHK Bakal Bentuk LPS

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Persoalan sampah hingga saat ini belum menemukan titik terang dan masih menjadi polemik di Kota Pekanbaru. Tumpukan sampah masih kerap terlihat di pinggir dan bahu jalan.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru berencana untuk membentuk Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang bakal menjadi salah satu solusi dalam penanganan sampah di Kota Bertuah.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLHK Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Lembaga Pengelola Sampah (LPS) merupakan tim yang terdiri dari sejumlah orang yang akan terjun langsung ke permukiman masyarakat untuk menjemput sampah yang ada di setiap rumah tangga di Kota Pekanbaru.

Keberadaan LPS ini diharapkan dapat ikut membantu menangani permasalahan sampah dikota bertuah yang selama ini tak seluruhnya dapat diatasi oleh para mitra pengangkutan sampah yang ada.

”Kami akan membentuk LPS. Mereka bertugas untuk mengumpulkan sampah di rumah tangga yang tidak terakses oleh perusahaan angkutan sampah,” katanya, Rabu (17/4).

LPS akan dimodali dengan legalitas. Agar, proses distribusi sampah mulai dari rumah tangga hingga ke TPA Muara Fajar.

”Selama ini, distribusi sampah tak tersambung dari rumah tangga ke TPA. Sehingga, sampah tak terangkut secara efektif,” ungkapnya.

Lanjut Ingot, LPS ini akan dibentuk bersama camat dan lurah. LPS ini bisa dibentuk di satu RW, beberapa RW, satu kelurahan, atau satu kelurahan.

Pihaknya juga meminta dukungan dari masyarakat di Kota Pekanbaru untuk membantu para tim LPS dalam pengangkutan sampah di permukiman warga sehingga ke depannya tidak ada lagi gunungan sampah yang berserakan di badan jalan atau lahan kosong warga.

”Karena di Pekanbaru, pola permukiman tidak sama. Makanya semua pihak harus sama-sama mendukung dan membantu persoalan sampah ini agar bisa teratasi dengan tidak membuang sampah sembarang dan memberikannya kepada tim LPS yang melakukan pengangkutan di setiap perumahan masyarakat,” tegasnya.(yls)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Kota

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

3 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

3 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

4 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

4 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

4 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

4 hari ago