PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – GREENLAB merupakan bagian dari Environesia Group yang bergerak di bidang laboratorium pengujian lingkungan dan higiene industri, kini resmi hadir di Kota Pekanbaru, Jumat (16/8).
Pada acara launching kantor Greenlab di Jalan Arifin Achmad dihadiri perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, Agus Adriansyah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekanbaru, Mifta Nurawati.
Presiden Direktur Environesia Group Ir Saprian ST MSc MT mengatakan, alasan Greenlab hadir di Kota Pekanbaru karena banyak perusahaan beroperasi di sini dan memiliki prospek untuk ke depannya.
‘’Dari segi bisnis, memang sangat seksi sekali. Jumlah industri manufaktur, perhotelan, perkebunan sawit, dan berbagai perusahaan lainnya di Provinsi Riau pada umumnya belum tersentuh secara total,’’ ujar Saprian.
Dikatakannya, pihaknya perlu menjangkau rekan bisnis di Provinsi Riau terkait peraturan di bidang lingkungan, khususnya kebutuhan laboratorium terakreditasi.
Dia menjelaskan, pihaknya memiliki keunggulan maksimal 10 hari kerja hasil sudah bisa diterima, dengan pengujian akurat dan berkualitas dalam waktu singkat.
‘’Kecepatan, ketepatan, dan layanan unggulan adalah prioritas kami, sehingga layanan yang kami berikan hasilnya terpercaya,’’ sebutnya.
Adapun pengujian lingkungan yang dijalankan oleh Greenlab sejauh ini di antaranya seperti pengujian kualitas air permukaan, kemudian pengujian kualitas air limbah. Selain itu, pengujian kualitas air bersih, air laut, air minum, air kolam renang, serta juga air hemodialisa.
Selain itu, juga pengujian kualitas udara ambien, pengujian kualitas kebisingan lingkungan, getaran lingkungan, emisi sumber tak bergerak, lingkungan kerja, serta pengujian kualitas tanah dan berbagai pengujian lingkungan kerja lainnya.(hen)
Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…
Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…
Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…
Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…
Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…
Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…