Categories: Pekanbaru

Pramuka Berkiprah di Tengah Pandemi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wakil Gubernur Riau Drs Edy Natar Nasution memberikan apresiasi atas kepedulian nyata Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau di tengah pandemi Covid-19. Tetap latihan dan melaksanakan kegiatan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Kakak-kakak dan adik-adik juga tetap hadir dengan inovasi-inovasi metode pelatihan dan kegiatan yang menyesuaikan situasi dan kondisi pandemi," ujar Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Riau Edy Natar Nasution pada Apel Hari Pramuka ke-60 Tingkat Daerah Riau, Jumat (14/8).

Edy mengatakan, peringatan Hari Pramuka ke-60 merupakan momentum bagi Gerakan Pramuka untuk terus membina dan mengembangkan pendidikan kepramukaan di Provinsi Riau. Di usia ke-60 ini dia mengharapkan Gerakan Pramuka menjadi tetap yang terdepan bergerak dalam menghadapi masalah-masalah kaum muda, sosial masyarakat serta berbakti tanpa henti, bahu membahu bersama pemerintah di tengah-tengah masyarakat yang terdampak pandemi saat ini.

"Adik-adik Pramuka juga banyak melakukan kegiatan terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19 seperti pembagian sembako, penyemprotan disinfektan, menjadi relawan duta perubahan perilaku dan membantu tenaga kesehatan dalam program vaksinasi," tambahnya.

Ketua Kwarda Riau HM Azaly Djohan menjelaskan, dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-60 Kwarda Gerakan Pramuka Riau menggelar berbagai kegiatan. Di antaranya renungan dan ulang janji, Jumat (13/8), mengikuti Apel Hari Pramuka ke-60 tingkat nasional secara virtual, melaksanakan Apel Hari Pramuka ke-60 tingkat Daerah Riau.

Selain itu, penganugerahan tanda penghargaan Gerakan Pramuka, ziarah dan tabur bunga ke Taman Makam Pahlawan Kusuma Darma. "Kami juga membagikan paket sembako kepada anggota Gerakan Pramuka dan masyarakat yang terdampak Covid-19," sebutnya.

Mantan Bupati Bengkalis ini menambahkan, selama 60 tahun, Gerakan Pramuka turut serta bahu membahu bersama pemerintah membina dan mendidik generasi muda bangsa. Hal itu dapat dilihat banyaknya para pemimpin yang lahir dari proses pendidikan kepramukaan, pun tak luput di Provinsi Riau. Selama 60 tahun Gerakan Pramuka di Bumi Lancang Kuning telah turut mewarnai pembentukan karakter dan jiwa kaum muda di daerah ini.

"Masih banyak pekerjaan rumah, tantangan serta hambatan yang harus dilalui oleh Gerakan Pramuka. Dengan tekad dan keyakinan kita, saya yakin Gerakan Pramuka terus tumbuh dan berkembang membina dan mengembangkan generasi muda di seluruh wilayah NKRI," ujarnya.

Apel Hari Pramuka ke-60 dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Riau Masrul Kasmy, Forkopimda,  Wakil Ketua Kwarda Riau bidang abdimasgana dan LH Joko pujiono, beberapa andalan dan penerima tanda penghargaan.

Pada Apel Hari Pramuka ke-60 tingkat daerah Riau di Balai Serindit, Wakil Gubernur Riau didampingi Ketua Kwarda Riau menyerahkan tanda penghargaan Gerakan Pramuka, di antaranya Lencana Melati diberikan kepada Murni Baheram dan M Kasir, Lencana Darma Bakti kepada Wakil Ketua Mabicab Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Lencana Pancawarsa Utama kepada Fauzi Nur, Lencana Karya Bakti kepada Ketua Kwarcab Kota Pekanbaru Masykur Tarmizi, Lencana Pancawarsa III kepada Syahrial Abdi selaku anggota Mabida Riau dan lencana teladan kepada Sekretaris II DKD Riau Jamiatul Ulya. Kegiatan Peringatan Hari Pramuka tingkat Daerah Riau juga diikuti oleh Kwartir Cabang se-daerah Riau secara daring.(mar)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Anak Kuansing Jago Bahasa Asing Bakal Punya Peran Khusus di Pacu Jalur 2026

Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…

9 jam ago

Kecelakaan di Kelok 17 Limapuluh Kota, Empat Warga Pekanbaru Jadi Korban

Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…

9 jam ago

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

1 hari ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

1 hari ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

1 hari ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

1 hari ago