temukan-tujuh-masalah-serius
(RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua Komisi Daerah (Komda) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Provinsi Riau dr Ligat Pribadi Sembiring SpPD mengatakan vaksin yang diberikan kepada masyarakat dari Sinovac sejauh ini KIPI menemukan tujuh masalah serius. Setelah dilakukan investigasi dari KIPI Jakarta tidak berkaitan langsung dengan vaksin.
"Jadi sebenarnya secara umum Sinovac ini cukup aman untuk diberikan," kata dr Ligat.
Lebih lanjut dikatakannya, vaksin saat ini memang diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak lagi ragu untuk vaksin, karena sudah dilakukan penelitian.
"Vaksin aman, termasuk bagi orang tua. Apalagi sekarang juga sudah ada rekomendasi aman diberikan kepada anak-anak usia 12 tahun keatas dan bahkan ibu hamil," sebutnya.
Dijelaskan dr Ligat, saat ini di Riau juga sedang berlangsung vaksinasi ketiga bagi tenaga kesehatan menggunakan Moderna. Dari data efikasinya bisa mencapai 94 persen.
"Jadi efikasi menggunakan Moderna ini bisa mencapai 94 persen, hal tersebut tentunya bisa menghindari para tenaga kesehatan dari Covid-19. Dan apabila terkena, tidak harus dirawat dan hanya cukup isolasi mandiri saja," katanya.
"Namun bukan berarti kalau sudah di booster ada jaminan tidak kena Covid-19, tetap ada kemungkinan tapi gejalanya akan kurang dibandingkan tidak di booster. Karena itu harus tetap menjalankan protokol kesehatan," sambungnya.(gem)
Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru
Pemkab Rohul usulkan percepatan jadwal penerbangan JCH ke Batam demi efisiensi waktu dan kenyamanan jamaah…
Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…
PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…
Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…
Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…
SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…