mobil-ringsek-korban-luka-ringan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dua unit kendaraan berat mengalami kecelakaan di Jalan Soekarno-Hatta, Jumat (16/7). Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya saja kendaraan mengalami rusak berat dan korban hanya luka ringan.
Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang terjadi dini hari sekira pukul 01.30 WIB itu melibatkan mobil tangki pengangkut CPO dengan truk Fuso.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kasat Lantas AKP Angga Wahyu Prihantoro menjelaskan kronologis kejadian. Saat itu, sebuah mobil truk tangki pengangkut CPO warna oranye nomor polisi BB 9965 FP yang dikemudikan oleh Budi Susilo membawa penumpang Andi Oktariandi bergerak di Jalan Soekarno Hatta jalur Timur datang dari arah Utara menuju ke Selatan.
Kemudian truk tangki CPO menabrak mobil truk fuso warna biru dengan plat nomor BA 8819 W yang dikemudikan oleh Samsul Bahri. Truk fuso bergerak di depan truk CPO pada jalan yang sama dan datang dari arah yang sama yaitu Utara menuju ke Selatan.
Akibat dari kecelakaan tersebut, supir truk CPO Budi mengalami luka pada kaki kiri dan dibawa ke Klinik Taman Sari 3. Sedangkan penumpang Andi mengalami luka lecet di kaki kiri dan dibawa ke Klinik Taman Sari 3 serta tidak dirawat inap. Sementara supir truk fuso Samsul mengalami luka di kaki bagian kiri di bawa ke RS Prima Pekanbaru dan tidak dirawat inap.
“Dugaan sementara, pengemudi mobil truck tangki CPO kurang hati-hati dan tidak berkonsentrasi pada saat mengemudi sehingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujar Kasat Lantas AKP Angga Wahyu Prihantoro.(dof)
Warga Duri tertipu Rp7 juta dengan modus janji kerja. Pelaku berhasil ditangkap polisi setelah korban…
Pelatih Timnas U-17 Kurniawan targetkan juara AFF 2026. Tekankan mental juara sebagai persiapan menuju Piala…
Mangrove di Inhil menyusut drastis, picu abrasi dan banjir. Warga mulai menanam kembali demi menyelamatkan…
Wako Pekanbaru tinjau lokasi kebakaran di Senapelan dan pastikan bantuan untuk korban. Satu rumah hangus,…
Kuansing gagal meraih Adipura 2025 akibat masalah sampah. Kondisi kebersihan Telukkuantan dinilai belum memenuhi standar…
Kebakaran terjadi di ruang panel Fakultas Saintek UIN Suska Pekanbaru. Diduga akibat korsleting listrik saat…