Categories: Pekanbaru

Puluhan Ribu Wisatawan Diprediksi Hadiri Festival Bakar Tongkang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dinas Pariwisata Provinsi Riau menargetkan akan ada puluhan ribu wisatawan yang hadir pada acara Festival Bakar Tongkang di Bagansiapi-api, Kabupaten Rokan Hilir pada Senin-Rabu (17-19/6) mendatang. Tidak hanya wisatawan lokal, wisatawan mancanegara juga diprediksi akan hadir pada festival tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Riau Fahmizal Usman mengatakan, dari data yang yang didapatkan, sudah ada wisatawan asal Perancis yang sengaja datang ke Riau untuk menyaksikan festival Bakar Tongkang tersebut. Belum lagi wisatawan asal negara lainnya seperti Tiongkok yang kental dengan festival ini.

“Sudah ada kunjungan wisatawan dari Perancis yang mengaku sengaja ke Riau untuk melihat tradisi Bakar Tongkang. Mereka sudah tiba sejak Sabtu kemarin,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, pada puncak festival Bakar Tongkang akan dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2019. Pihaknya menargetkan, akan dihadiri puluhan ribu wisatawan. Baik lokal maupun mancanegara. Memang setiap tahunnya festival bakar tongkang selalu ramai dikunjungi wisatawan.

‘’Mudah-mudahan tahun ini kunjungan wisatawan bisa jauh lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Karena promosi sudah dilakukan jauh-jauh hari,” sebutnya.

Diceritakan Fahmizal, tradisi festival Bakar Tongkang bermula setelah warga Tiongkok memutuskan melangsungkan kehidupan di Bagansiapi-api, bersumpah tidak akan pulang lagi ke daerah asalnya. Sumpah warga Tiongkok ini dibuktikan dengan membakar kapalnya yang terbuat dari kayu.

“Dari sanalah kenapa adanya bakar tongkang di Bagansiapi-api, yang menjadi sebuah ritual bagi warga Tiongkok yang ada di Indonesia, maupun di luar negeri. Karena warga Tiongkok yang sudah memutuskan memulai kehidupan baru ini sudah bersumpah tidak kembali lagi ke daerah asalnya,” jelasnya.

Bagi warga Tiongkok yang sudah menetap di Bagansiapi-api saat bakar tongkang meyakini arah jatuhnya tiang kapal yang sudah dibakar itu, sebagai pertanda keberuntungan untuk memulai sebuah usaha.

‘’Setelah dibakar tiang kapal tongkang itu jatuh ke arah laut, mereka meyakini rezekinya dari laut. Begitu juga jika tiang kapal itu jatuhnya ke darat, menyakini kalau rezekinya dari darat,” ujarnya.(sol)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

5 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

5 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago